Jumat, 08 Des 2017 14:05 WIB

Peneliti Berhasil Kembangkan Jantung Buatan dari Silikon

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Selangkah lagi, transplantasi jantung bisa dilakukan dengan jantung buatan dari silikon karya peneliti dari Swiss.  Foto: World Economic Forum/ETH Zurich Selangkah lagi, transplantasi jantung bisa dilakukan dengan jantung buatan dari silikon karya peneliti dari Swiss. Foto: World Economic Forum/ETH Zurich
Jakarta - Selangkah lagi, transplantasi jantung bisa dilakukan dengan jantung buatan dari silikon. Jantung buatan ini diharapkan bisa berfungsi layaknya jantung asli, dan dibuat semirip mungkin.

Nicholas Cohrs, dari ETH Zurich Swiss yang mengembangkan jantung buatan dari silikon ini mengatakan silikon memiliki tekstur yang halus. Berbeda dengan jantung buatan saat ini yang fungsinya hanya memompa darah, jantung silikon diharapkan dapat berdetak layaknya jantung asli.

Baca juga: Begini Rasanya Hidup dengan Jantung Buatan

"Karena itu tujuan kami adalah mengembangkan jantung buatan dari silikon yang ukuran, berat dan fungsinya mengimitasi jantung manusia secara utuh dan semirip mungkin," ujar Cohrs, dikutip dari situs resmi World Economic Forum.

Jantung silikon dibuat dengan menggunakan teknologi printer 3D. Beratnya sekitar 290 gram dengan volume 679 cm3.

Sama seperti jantung manusia, jantung silikon ini memiliki dua buah bilik di sebelah kiri dan kanan. Dua bilik tersebut dipisahkan oleh bilik lainnya yang berisi udara, dan bisa mengembang dan mengempis untuk meniru fungsi detak jantung menyebarkan darah ke seluruh tubuh.


Penelitian soal efektivitas jantung silikon dilakukan oleh Anastosios Petrou dan Profesor Mirok Meboldt, juga dari ETH Zurich. Dalam publikasi yang diterbitkan di Artificial Organs, mereka menemukan bahwa jantung silikon bisa bekerja layaknya jantung manusia.

Namun saat ini, jantung silikon baru bisa bertahan selama 3.000 kali detak, atau setara dengan 30-40 menit jantung manusia. Lebih dari itu, materi silikon pada jantung buatan ini mengalami kerusakan.

Soal ini, Cohrs mengatakan memang perlu penelitian lebih lanjut dan waktu yang lebih lama. Sebabnya, penelitian ini lebih memfokuskan diri pada pengembangan arah baru di bidang jantung buatan.

"Tentu saja jantung silikon ini belum bisa digunakan untuk transplantasi, karena arah penelitian kami tidak ke sana. Tujuan kami adalah mengembangkan jantung buatan baru yang minim komplikasi dan berfungsi layaknya jantung manusia," tutupnya.

Baca juga: Ginjal Buatan untuk Tikus Ini Harapan Baru Bagi Pasien Dialisis

(mrs/up)
News Feed