Senin, 11 Des 2017 20:10 WIB

Pastikan Tidak 'Multitasking' Saat Makan Malam, Ini Alasannya

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kadang makan sambil beraktivitas membuat orang lupa porsi makanan yang dikonsumsi. (Foto: thinkstock) Kadang makan sambil beraktivitas membuat orang lupa porsi makanan yang dikonsumsi. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Mengunyah makanan sambil beraktivitas seperti mengerjakan pekerjaan kantor atau menonton TV ternyata punya pengaruh yang buruk untuk kesehatan. Hal ini diungkap oleh dr Diana F Suganda, MKes, SpGK, saat ditemui di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (11/12/2017).

Namun berdasarkan survei Healthy Living Index 2016 dari AIA, sebanyak 86 persen orang Indonesia mengaku masih mencuri kesempatan untuk makan ketika beraktivitas. Tentunya temuan dalam survei yang melibatkan 772 orang dewasa ini menjadi perhatian karena artinya kebiasaan ini sudah cukup melekat oleh banyak orang.

Lalu apa bahaya yang mengintai? Menurut dr Diana, kebiasaan ini mengarah pada meningkatnya risiko obesitas. Meskipun, hasil survei yang sama menunjukan bahwa 30 persen orang Indonesia ingin menurunkan berat badan dengan rata-rata 7,9 Kg.

Baca juga: Survei: 34 Persen Orang Indonesia Pilih Nonton TV Saat Stres

"Ketika orang makan sambil beraktivitas, dia jadi tidak sadar. Makanannya sudah habis tapi dia lupa, akhirnya nambah lagi, kebiasaan ini yang memicu orang makan lebih banyak," jabar dr Diana.

Apalagi jika jenis makanan yang dikonsumsinya adalah makanan dengan kalori tinggi seperti donat gula. Kalori yang diasup bisa jadi makin menjadi-jadi.

"Satu glazed donat saja kalorinya sampai 220 kalori," kandasnya.

Baca juga: Gaharnya Para Seleb Cantik yang Memilih Boxing untuk Usir Stres (ask/up)
News Feed