Sabtu, 16 Des 2017 19:04 WIB

Ini yang Terjadi pada Tubuh Setelah Digigit King Kobra

Widiya Wiyanti - detikHealth
Racun ular king kobra sangat mematikan karena menyerang sistem saraf dan sistem peredaran darah manusia. Foto: Ilustrasi/thinkstock Racun ular king kobra sangat mematikan karena menyerang sistem saraf dan sistem peredaran darah manusia. Foto: Ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Berita viral kali ini berasal dari seorang ABG berusia 14 tahun, Syahril Sultan Nashir yang tewas karena digigit hewan peliharaannya sendiri, yaitu seekor ular king kobra.

Remaja asal Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat segera mendapatkan penanganan dari dokter, tetapi nyawanya tidak tertolong dalam waktu sekitar 11 jam setelah digigit ular king kobra.

"Gigitan kobra bisa berakibat fatal, apalagi jika tidak diobati," kata seorang ahli herpetologi, Sara Viernum dikutip dari Live Science.

Baca juga: Ini yang Harus Dilakukan Ketika Digigit King Cobra Seperti ABG Syahril

Ular king kobra dikenal dengan bisa atau racunnya yang sangat mematikan. Bahkan menurut penelitian dari Universitas Michigan, korban manusia bisa berhenti bernapas hanya dalam waktu 30 menit setelah digigit kobra.

Racun ular king kobra disebut neurotoksik yang berbahaya dan menyerang sistem saraf manusia dan sistem peredaran darah serta menghancurkan sel darah merah. Racunnya akan menghalangi komunikasi antar sel saraf yang bisa menyebabkan korban menjadi pusing.

Orang yang terkena gigitan ular ini juga akan mengalami kesulitan bernapas, berbicara, melihat. Otot-otot juga akan melemah beriringan dengan menyebarnya racun di dalam tubuh.

Sekali gigit, seekor ular king kobra dapat menyuntikkan tujuh mililiter racun atau setara dengan 1,5 sendok teh pada korbannya.

Baca juga: Fakta-fakta Bisa King Kobra yang Menewaskan ABG Syahril

(wdw/up)
News Feed