Jumat, 22 Des 2017 15:00 WIB

Kata Dokter Soal Alasan Tio Pakusadewo Gunakan Sabu untuk Pereda Nyeri

Suherni Sulaeman - detikHealth
Tio mengaku gunakan sabu karena untuk menghilangkan sakit/Foto: Tio Pakusadewo (Istimewa/Facebook) Tio mengaku gunakan sabu karena untuk menghilangkan sakit/Foto: Tio Pakusadewo (Istimewa/Facebook)
Jakarta - Aktor Tio Pakusadewo ditangkap Polda Metro Jaya di rumahnya terkait kasus narkoba jenis sabu. Saat diamankan, Tio berdalih memakai sabu karena alasan kakinya sakit.

"Alasannya karena sakit kakinya pernah dioperasi," kata Kasubdit Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, AKBP Dony Alexander, seperti dikutip dari detikNews.

Terkait hal tersebut, detikHealth menghubungi dr Hari Nugroho dari Institute of Mental Health Addiction And Neurosience (IMAN) untuk meminta keterangan soal penggunaan sabu sebagai penghilang rasa sakit.

Ia menjelaskan, pada dasarnya amphetamine atau methamphetamine lebih banyak digunakan sebagai stimulan dan tidak digunakan sebagai anti nyeri. Namun, beberapa peneliti memang menemukan adanya efek penghilang sakit pada penggunaan amphetamine.

"Di mana hal ini berhubungan dengan cara kerja amphetamine di dopamine receptor D2 di dalam otak," kata dr Hari.

Penggunaan amphetamine atau methamphetamine seperti shabu untuk menghilangkan rasa nyeri seperti pada kasus ini, dikatakan dr Hari, bisa jadi hanya alasan pembenaran saja. Oleh karenanya, diperlukan assesmen (data atau informasi) yang komprehensif.

"Apalagi jika sudah dikenal sebagai pecandu narkoba cukup lama, kekambuhan (relapse) itu sangat mungkin terjadi, dengan berbagai alasan," imbuh dr Hari.

Baca juga: Ditangkap Nyabu, Tio Pakusadewo Masih Diperiksa di Polda Metro

Hal senada diungkapkan juga oleh dr Andri, SpKJ, FAPM, dari Klinik Psikosomatik RS OMNI Alam Sutera. Ia mengatakan, secara kedokteran tidak ada approval atau tidak ada pembenaran dari penggunaan methamphetamine atau sabu untuk kasus-kasus seperti itu. Jadi penggunaan obat-obatan untuk kondisi tertentu apalagi kondisi sakit, harus dalam pemeriksaan dokter ataupun kontrol dokter.

"Untuk menghilangkan sakit, saya sih rasanya nggak pernah baca ada penggunaan methamphetamine untuk penghilang sakit. Jadi biasanya sih tidak demikian," kata dr Andri.

"Nggak bisa sembarangan, kalau misalnya menggunakan obat untuk sesuatu yang tidak tepat ataupun bukan indikasinya, karena walaupun mungkin bermanfaat tapi efek samping pun banyak, hal-hal yang berkaitan dengan kegunaannya itu tidak sesuai jadi tidak disarankan. Karena bagaimana pun ini sesuatu yang berbahaya ya," pungkasnya.

Baca juga: Barang Bukti Tio Pakusadewo: 1 Gram Sabu Sisa Pakai dan Cangklong

Saksikan video 20detik tentang Tio Pakusadewo di sini:

(hrn/up)
News Feed