Minggu, 24 Des 2017 09:00 WIB

Makin Banyak Perempuan yang Jadi Perokok Aktif

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Perempuan yang menjadi perokok aktif makin banyak/Foto: ilustrasi/thinkstock Perempuan yang menjadi perokok aktif makin banyak/Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Seorang perempuan, khususnya seorang ibu, memiliki pengaruh yang cukup besar dalam menentukan masa depan keluarganya. Hal ini juga didukung oleh Laksmiati A. Hanafi, Ketua Harian Komnas Pengendalian Tembakau dalam acara #IbuCerdas shopping race di Pejaten Village Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

"Perempuan itu kan yang berperan sangat besar di dalam rumah tangga. Ia yang menentukan belanja, menentukan perilaku. Kalau dia sendiri juga merokok, sulit," kata wanita yang akrab disapa Mia ini.

Masih menurut wanita yang tengah aktif mengampanyekan soal #RokokHarusMahal ini, satu dari tiga orang di Indonesia adalah perokok. Meski diidentikan perokok adalah mayoritas lelaki, angka perokok wanita juga mengalami peningkatan.

Baca juga: Perokok Erat dengan Dunia Narkoba, Benarkah?

"Satu dari tiga orang di Indonesia adalah perokok. Dari tiga laki-laki, dua perokok. Perempuan sudah 5-6 persen yang tadinya cuma 2-3 persen," ujar Mia.

Untuk urusan mengapa seorang wanita akhirnya lari ke aktivitas merokok, hal ini belum dapat dijelaskan secara pasti. Sebab, untuk urusan seperti ini faktor pendorongnya tentunya sangat individual. Satu orang ke orang lainnya punya dorongan yang mungkin saja berbeda.

"Tapi, iklan itu sangat besar pengaruhnya," pungkasnya.

Baca juga: Ingin Hilangkan Kebiasaan Merokok? Lari Saja! (ask/fds)
News Feed