ADVERTISEMENT

Rabu, 03 Jan 2018 10:35 WIB

Tidak Bersemangat Pasca Liburan, Bisa Jadi Post-Holiday Blues

Widiya Wiyanti - detikHealth
Sepulang liburan harusnya lebih senang dan bersemangat, tapi beberapa orang justru mengalami hal sebaliknya. Bisa jadi itu adalah post-holiday blues. Apa itu? Foto: Thinkstock
Jakarta - Bukan hanya baby blues yang dialami sebagian ibu-ibu, tapi juga ada yang namanya post-holiday blues yang dialami beberapa orang setelah mereka pergi berlibur. Apa itu?

Post-holiday blues atau blues pasca liburan adalah kondisi di mana seseorang merasa tidak senang bahkan sedih dan merasa bersalah saat kembali dari liburannya.

Orang yang mengalami post-holiday blues artinya mengalami depresi ringan yang menyebabkan tidak semangat untuk melakukan rutinitas sehari-hari yang penuh dengan tekanan dan kelelahan.

"Banyak orang terganggu dan sibuk selama liburan," kata seorang psikolog klinis dan pendiri Thrive Psychology, Charlynn Ruan, PhD, seperti yang dikutip dari Health Line.

Baca juga: Agar Depresi Tak Mengganggu Liburan, Cobalah Tips-tips Berikut

Dilansir dari The Center for Treatment of Anxiety & Mood Disorders, gejala sindrom ini meliputi sakit kepala, insomnia dan masalah tidur lainnya, kegelisahan, penambahan atau penurunan berat badan, dan agitasi.

Post-holiday blues ini biasanya tidak bertahan lama, hanya dialami dalam beberapa hari atau minggu. Namun beberapa kasus menyebutkan bahwa ada yang mengalaminya hingga berganti tahun.

Seorang pelatih untuk mengatur kehidupan dan penulis buku 'Write for Recovery', Diane Case menyarankan untuk mencegah sindrom ini ada baiknya bergabung dengan kelompok pendukung dan dikelilingi oleh teman baik yang bisa diajak bercerita, atau memulai aktivitas yang baru.

"Kalau begitu Anda bisa menambahkan hal-hal yang menggembirakan seperti pencahayaan, aroma, atau musik," sarannya.

Baca juga: Pekerja Tak Pernah Cuti, Ini Risikonya Bagi Kesehatan Mental

(wdw/mrs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT