Pakar kesehatan hidung dan sinus, dr Philip Chen dari University of Texas, San Antonio, mengatakan bahwa saat pilek, respons tubuh untuk mengatasi infeksi bukan hanya demam. Tubuh juga menyiratkan bahwa Anda butuh istirahat dan menjauhi interaksi sosial untuk sementara agar cepat pulih.
Baca juga: Hidung Meler? Ini Dia Fakta-fakta Pilek yang Perlu Kamu Tahu
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Reaksi perubahan mood ini dikatakan Chen berhubungan dengan efektivitas kerja sistem imun. Saat berjuang menghadapi penyakit, sistem imun akan meminta tubuh beristirahat penuh agar kerjanya maksimal.
Hal senada dikatakan oleh Eric Shattucl, pakar antropologi juga dari University of Texas, San Antonio. Sakit dikatakannya adalah kondisi di mana tubuh menjadi lemah untuk sementara.
Respons alami tubuh adalah untuk berhenti beraktivitas, termasuk makan, minum, hingga seks dan interaksi sosial.
"Karena itu perubahan mood menjadi lebih sensitif saat pilek bisa dikatakan sebagai tubuh berusaha mengatakan 'hei, saatnya kamu istirahat' dan fokus untuk penyembuhan," ujarnya.
Baca juga: 5 Pertolongan Pertama Saat Batuk dan Pilek Menyerang
(mrs/up)











































