Selasa, 09 Jan 2018 06:53 WIB

Jalani Pengobatan Selama Setahun, Fitri Tropica Sembuh dari TB Kelenjar

Widiya Wiyanti - detikHealth
Setelah setahun melakukan pengobatan, Fitri Tropica akhirnya bebas dari TB kelenjar. Foto: Ismail/detikHOT Setelah setahun melakukan pengobatan, Fitri Tropica akhirnya bebas dari TB kelenjar. Foto: Ismail/detikHOT
Jakarta - Siapa yang tak kenal aktris, presenter, sekaligus penyiar radio yang jenaka, Fitri Tropica. Keseruannya dalam membawakan suatu program acara membuat siapa saja yang melihatnya pasti tertawa.

Tapi siapa sangka di balik keriangannya, Fitrop sapaan akrabnya mengidap suatu penyakit yang cukup serius. Sudah setahun belakangan, ia didiagnosis penyakit TB (Tuberkulosis) kelenjar.

Dilihat dari unggahan video-nya di Youtube, Fitrop mengaku bahwa penyakit ini ditandai dengan adanya benjolan di bagian leher sejak tahun 2016. Namun tidak dihiraukan oleh Fitrop karena tidak lama benjolan tersebut hilang.

"Pertengahan bulan November, si benjolan ini muncul lagi nih. Akhirnya kita coba tukar posisi tempat tidur lagi. Tapi nggak ada perubahan, biasanya jadi gampang banget capek," ujar Fitrop dalam channel Youtubenya 'fitrop' yang diunggah pada Minggu (7/1/2018).

Baca juga: Jalani Pengobatan, Alasan Fitri Tropica Tunda Momongan

Fitrop diharuskan untuk mengonsumsi sejumlah obat agar TB tersebut hilang dari tubuhnya dan ia bisa sehat kembali seperti sedia kala. Awalnya Fitrop mengaku ia harus mengonsumsi obat-obatan itu selama enam bulan, namun TB di kelenjarnya itu belum juga hilang.

"Tadinya kan aku disuruh minum obatnya 6 bulan saja. Terus begitu aku kontrol setelah 6 bulan itu aku kontrol harus lanjut atau enggak. Begitu tahu harus lanjut jadi malas uploadnya (video). Lanjut 9 bulan, setelah selesai 9 bulan itu berarti bulan September kemarin, sudah habis obatnya terus kontrol lagi... Dan ternyata hasilnya adalah masih harus nerusin lagi sampai setahun," ceritanya.

Beruntung dirinya termasuk orang yang tidak sulit dalam mengonsumsi obat, namun Fitrop tetap saja merasa tertekan karena harus mengonsumsi obat yang jumlahnya tidak sedikit setiap harinya.

"Obatnya tuh ada kayak seraup tangan gitu, ada sekitar 8 atau 10 obat dibagi jadi dua, satu diminum pagi satu diminum siang. Buat aku pun yang nggak terlalu susah minum obat dan kayak gampang gitu tinggal glek minum kelar, itu pun tetap buat aku ada pressure-nya juga tiap hari," tutur istri dari Irvan Hanafi atau Toge.

Perjuangan Fitrop untuk mengonsumsi obat setiap hari, pagi dan malam pun akhirnya terbayar. Genap satu tahun lamanya melakukan pengobatan, Fitrop dinyatakan bebas dari TB kelenjar.

"Akhirnya ternyata hasil TB-nya negatif, jadi kemarin itu resmi aku minum obat terakhir pengobatan TB aku selama setahun," katanya dengan haru.

Baca juga: Apakah Penyakit TB Kelenjar Menular Seperti TB Paru?


(wdw/up)
News Feed