Senin, 15 Jan 2018 10:23 WIB

Terkontaminasi Salmonella, Produk Susu Ini Ditarik di 83 Negara

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Terkontaminasi salmonella, produk susu ini ditarik di 83 negara/Ilustrasi foto: iStock
Jakarta - Perusahaan susu bayi Lactalis menarik produk susu bayinya di 83 negara. Hal ini dikarenakan produk susu bubuk itu disebut terkontaminasi bakteri salmonella.

CEO Lactalis, Emmanuel Besnier, mengonfirmasi bahwa memang benar ada kontaminasi pada produk susu bubuk mereka. Lebih dari 12 juga kotak susu dengan merek Picot, Milumel dan Taranis ditarik dari negara-negara Eropa, Asia, Amerika Latin hingga Afrika.

Baca juga: Tahun 2050, Infeksi Bakteri Diprediksi Lebih Mematikan dari Kanker

"Komplain datang dari para pengguna produk kami, dan kami akan berkolaborasi dengan pihak berwajib untuk melakukan investigasi," tutur Besnier, dikutip dari BBC.

Komplain datang dari para orang tua yang menyebut anak mereka sakit setelah mengonsumsi susu bubuk dari grup Lactalis. Investigasi internal menemukan adanya kontaminasi bakteri salmonella di pabrik Prancis.

35 Anak dilaporkan harus dirawat di rumah sakit di Prancis, dan sementara Spanyol melaporkan 1 orang. Dugaan sementara, infeksi serupa juga terjadi di Yunani.

Besnier mengatakan akan memberikan kompensasi pada keluarga korban. Kontaminasi pabrik terjadi diduga saat renovasi. Pabrik yang berada di kota Craon ini pun sudah dilarang beroperasi oleh otoritas setempat.

Infeksi bakteri salmonella bisa menyebabkan ragam masalah kesehatan, mulai dari mual hingga diare. Pada tahap lanjut, infeksi salmonella bisa menyebabkan dehidrasi, muntah-muntah, dan mengancam nyawa anak-anak.

Baca juga: Para Anggota Legislatif Sakit Bersamaan, Diduga karena Minum Susu Mentah (mrs/up)