Senin, 22 Jan 2018 15:06 WIB

Jeon Tae Soo Meninggal, Kenali Gejala Depresi Berikut

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Aktor Jeon Tae Soo meninggal setelah bergulat lama dengan depresi. Ia diketahui sudah rutin menjalankan pengobatan dan terapi untuk mengatasi depresinya. Foto: Jeon Tae Soo/Instagram Aktor Jeon Tae Soo meninggal setelah bergulat lama dengan depresi. Ia diketahui sudah rutin menjalankan pengobatan dan terapi untuk mengatasi depresinya. Foto: Jeon Tae Soo/Instagram
Jakarta - Aktor Jeon Tae Soo meninggal setelah bergulat lama dengan depresi. Adik dari aktris Ha Ji Won ini diketahui sudah rutin menjalankan pengobatan dan terapi untuk mengatasi depresinya.

Dikutip dari detikHot, Jeon Tae Soo sempat mengalami masalah dengan temperamennya setelah melakukan kekerasan kepada seorang supir taksi dan dua polisi. Ia diketahui sedang berada di bawah pengaruh alkohol.

Namun insiden tersebut membuatnya harus hengkang dari seluruh acara televisi yang dimainkannya. Butuh waktu tiga tahun untuknya kembali ke layar kaca, sebelum akhirnya kembali menghilang dan disebut-sebut berobat untuk mengatasi depresinya.

Baca juga: Aktor Jeon Tae Soo Meninggal, Bisakah Depresi Sebabkan Kematian?

Dikatakan pakar, depresi merupakan penyakit yang cukup sulit dikenali. Selain karena kurangnya awareness terhadap penyakit ini, mereka yang sudah didiagnosis juga terkurung stigma untuk berobat.

"Seringkali stigma yang ada dalam masyarakat terkait depresi memicu seseorang untuk tidak segera melakukan pengobatan yang tepat," ungkap dr Andri kepada detikHealth.

Meski begitu, ia mengatakan ada beberapa gejala yang bisa dilihat oleh orang terdekat. Apa saja? Berikut 5 di antaranya:

1. Menutup diri

Orang yang mengalami depresi lebih sering ingin merasa sendiri karena larut dalam kesedihan berkepanjangan. Akibatnya, ia jadi lebih menutup diri dan sulit bergaul.

2. Sering merasa lelah

Ketika seseorang terlihat amat lelah padahal kegiatannya tidak terlalu padat, bisa jadi ia mengalami depresi. Kelelahan ini juga bisa dipengaruhi perubahan pola tidur yang cenderung berhubungan dengan mood.

3. Kehilangan minat

dr Andri mengatakan orang yang depresi biasanya kehilangan minat terhadap hal-hal yang sebelumnya menarik perhatiannya. Hal ini terjadi karena ia merasa kegiatan tersebut sudah tidak berguna dan tidak bermakna.

4. Tidak merawat diri

Orang yang mengalami depresi juga tidak lagi memikirkan perawatan diri. Sehingga ia akan tampak lebih kucel, mengalami kenaikan atau penurunan berat badan secara drastis dan tidak lagi mau mengenakan make-up atau pakaian bagus.

5. Meninggalkan kewajiban

Ciri pasien depresi sudah memasuki tahap berat adalah meninggalkan kewajiban, baik itu pekerjaan, tanggung jawab terhadap keluarga ataupun hal lain yang jadi kewajibannya. Hal ini terjadi karena ada perasaan untuk apa lagi melakukan kewajiban jika kehidupannya sudah tidak bermakna.

Baca juga: 8 Ciri Orang yang Sedang Ingin Bunuh Diri


(mrs/fds)
News Feed