Bahkan tidak jarang yang sudah meminum obat sakit gigi tetapi tidak kunjung sembuh. Namun, jangan khawatir di Desa Sijeruk Kecamatan Banjarmangu, Banjarnegara ada cara unik menyembuhkan dahsyatnya sakit gigi. Dengan menggunakan biji terong, Muhyani (80) warga RT 5 RW 2 Desa Sijeruk bisa menyembuhkan sakit gigi dalam hitungan menit.
Ditemui di rumahnya, Muhyani menceritakan cara menyembuhkan sakit gigi dengan biji terong ini tidak sulit. Hanya, memang harus melalui beberapa tahapan untuk menggunakan biji terong ini. Misalnya, terong harus dikeringkan terlebih dahulu setelah dipetik dari pohonnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai dikeringkan lanjut Muhyani biji terong tersebut diletakkan di atas potongan bekas genteng rumah yang telah dibakar terlebih dahulu. Kemudian, potongan genteng tersebut ditutup dengan batok kelapa yang sudah dilubangi bagian bawah. Maksutnya, potongan genteng yang ada biji terongnya tertutup oleh batok kepala tersebut.
Sedangkan di bagian atas batok dipasang bambu sekitar 5-7 centimeter untuk menghubungkan asap dari biji terong ke mulut yang tengah sakit gigi. "Agar keluar banyak asap, potongan genteng ditetesi air kemudian ditutup menggunakan batok kelapa. Asap yang keluar melalui bambu langsung ke dalam mulut pasien," terangnya.
Dikatakan, selama asap keluar dari dalam batok, pasien tidak perlu menghisap. Hal ini terus dibiarkan sampai sekitar 10 menit. Biasanya kata dia, di dalam batok tersebut muncul bintik-bintik putih yang menurut Muhyani adalah 'gendon' yang membuat gigi sakit.
"Ada gendon yang keluar hanya ukurannya sangat kecil. Ini yang membuat gigi sakit," ujarnya.
Baca juga: Bule Ini Viral karena Terapi Tradisional, yang Ternyata adalah Kerokan
Foto: Uje Hartono |
Usai diasapi dengan menggunakan biji terong, pasien diminta untuk berkumur dengan menggunakan air garam untuk menetralisir. Setelah itu, baru sakit gigi untuk menghilangkan aroma asin di dalam mulut pasien.
"Setelah sikat gigi, tinggal ditunggu antara 15-30 menit biasanya sudah mulai 'adem' dan tidak lagi ngilu," kata dia.
Ia mengaku pengobatan tradisional sakit gigi ini diperoleh dari orangtuanya. Sedangkan untuk terong yang digunakan, kakek yang setiap hari bekerja sebagai petani ini hanya tingga memetik di kebun miliknya yang tidak jauh dari rumah.
"Pengobatan ini turun temurun dari orangtua saya. Hanya sekarang yang bisa tingga saya dan istri," tuturnya.
Foto: Uje Hartono |
Meski tidak memasang papan pengobatan, namun banyak pasien yang datang ke rumahnya. Bahkan beberapa dari luar kota seperti dari Pekalongan, Wonosobo dan Purbalingga. "Saya juga tidak tahu mereka tahu dari mana, mungkin dari mulut ke mulut," ucapnya lagi.
Eko, salah satu pasien di rumah Muhyani mengaku langsung sembuh 30 menit setelah melakukan pengobatan dengan menggunakan biji terong tersebut. Sampai saat ini, setiap sakit gigi dirinya tidak lagi mengkonsumsi obat namun langsung datang ke rumah Muhyani.
"Nyeri-nyeri karena sakit gigi langsung adem. Padahal kalau minum obat sembuhnya lama,"" kata warga Rakit, Banjarnegara tersebut.
Foto: Uje Hartono |
Baca juga: Tentang Kerokan, Terapi yang Diyakini Merahkan Leher Ayu Ting Ting
(up/up)












































Foto: Uje Hartono
Foto: Uje Hartono
Foto: Uje Hartono