Sabtu, 03 Feb 2018 12:00 WIB

Awas! Pada Wanita Sibuk, Risiko Kanker Payudara Kerap Terabaikan

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Risiko kanker payudara juga menghampiri wanita yang sibuk. Foto: Thinkstock
Jakarta - Hari Kanker Sedunia diperingati setiap tanggal 4 Februari pada tiap tahunnya. Kanker telah menjadi salah satu penyakit dengan angka kematian tertinggi di dunia, dan salah satunya adalah kanker payudara.

Di Indonesia sendiri kasus kanker payudara merupakan salah satu penyebab kematian yang cukup tinggi. Hal tersebut yang mendasari Yayasan Kanker Payudara Indonesia (YKPI) memberikan sosialisasi tentang pentingnya deteksi kanker payudara sejak dini.

Baca juga: Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara Bagi Perempuan Muda

Saat ditemui di acara Pemeriksaan Mamografi Gratis untuk Rekan Media dan Keluarga, Endang Moerniati selaku Humas dari YKPI menjelaskan bahwa wanita karier justru lebih rentan terkena kanker payudara daripada yang tidak bekerja.

"Semua wanita yang bekerja pasti tidak akan sempat memikirkan dirinya sendiri, terutama kesehatan dirinya. Sibuk memikirkan orang lain, memikirkan pekerjaannya. Kita sebagai perempuan selalu punya pemikiran bahwa kita merasa diri kita kuat. Tidak boleh seperti itu. Karena kita tidak tahu, di dalam diri kita ini ada sesuatu. Kita harus peduli, sebagai perempuan kita harus peduli dengan diri sendiri," tutur Endang kepada detikHealth, di Melawai, Jakarta Selatan.

Baca juga: Cerita Dian Didiagnosis Kanker Payudara di Usia 26 Tahun

Endang juga menambahkan, bahwa memeriksakan diri sendiri lebih awal justru lebih baik. Karena jika sudah terlambat, biaya pengobatan kanker payudara sangat mahal.

"Dan kalau sudah tergeletak kita tidak bisa apa-apa. mumpung masih dalam kondisi sehat dan kuat kita periksakan diri sendiri. Jangan tunggu sakit untuk memeriksakan diri sendiri." (Frieda Isyana Putri/up)