Manusia Masih Bisa Hidup Tanpa 7 Organ Ini

Manusia Masih Bisa Hidup Tanpa 7 Organ Ini

Firdaus Anwar - detikHealth
Rabu, 07 Feb 2018 16:10 WIB
Manusia Masih Bisa Hidup Tanpa 7 Organ Ini
Ada beberapa organ yang kita masih bisa hidup tanpanya. (Foto: thinkstock)
Jakarta - Tubuh manusia sudah dirancang sedemikian rupa hingga ketika kehilangan beberapa organnya kita mungkin masih bisa bertahan hidup. Bahkan organ dengan fungsi vital sekalipun pada beberapa kasus dapat berhenti berfungsi tanpa menimbulkan komplikasi.

"Sebagai contoh Anda bisa kehilangan sebagian besar hati atau setengah dari paru-paru tapi tetap baik-baik saja karena tubuh adalah 'mesin' yang sempurna," ujar pembawa acara SciShow Hank Green.

Jadi organ apa saja yang tanpanya kita masih bisa hidup? Berikut pemaparan dari Hank.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Calon Tentara Ini Meninggal, Jantung dan Organ Tubuh Lainnya Hilang

1. Otak

Foto: ilustrasi/thinkstock
Otak adalah pusat di mana seluruh aktivitas tubuh diatur oleh karena itu sering dianggap sebagai organ paling penting. Namun tak disangka nyatanya seseorang bisa kehilangan sebagian otaknya karena suatu sebab tetap masih bisa hidup.

"Kadang lebih baik seseorang hidup hanya dengan setengah otak saja. Misalnya ketika orang itu punya penyakit epilepsi yang sumbernya dari satu bagian otak," kata Hank.

Saat setengah atau sebagian otak diangkat seseorang memang dilaporkan bisa mengalami semacam kelumpuhan. Sementara itu untuk fungsi kognitif tidak ditemukan adanya kemunduran.

2. Paru

Foto: Thinkstock
Seperti sudah dijelaskan sebelumnya manusia masih bisa hidup hanya dengan satu paru. Hal ini karena satu paru yang tersisa bisa mempertahankan sekitar 70-80 persen kemampuan dari dua paru-paru.

"Jadi biasanya satu paru saja sudah cukup. Tergantung dari umur dan faktor kesehatan lain seseorang mungkin bisa merasa kesulitan untuk beraktivitas berat," kata Hank.

3. Lambung

Foto: ilustrasi/thinkstock
Meski cukup kuat dalam menahan asam dan memproses makanan, lambung tetap dapat terganggu oleh penyakit. Bila kondisinya parah dokter mungkin akan melakukan operasi perombakan mengangkat seluruh lambung lalu menyambungkan esofagus langsung ke usus.

"Menariknya hal ini tidak terlalu berpengaruh pada pencernaan kita secara umum karena memang sebagian besar proses terjadi di usus," papar Hank.

"Tapi karena tidak punya lambung pasien akan jadi lebih sering makan dalam porsi kecil," lanjutnya.

4. Limpa

Foto: ilustrasi/thinkstock
Limpa berfungsi untuk menyaring dan mendaur ulang sel darah merah serta tempat di mana sebagian sel darah putih dihasilkan. Ketika organ ini rusak karena kecelakaan atau penyakit infeksi maka dokter bisa mengangkat sebagian atau seluruh limpa dari tubuh.

Karena fungsinya dalam menjaga sistem imun seseorang yang kehilangan limpa bisa jadi lebih rentan terhadap penyakit infeksi.

5. Hati

Foto: ilustrasi/thinkstock
Hati berperan untuk memproses nutrisi, detoksifikasi darah, dan menghasilkan cairan empedu. Seseorang bisa mendonasikan setengah hatinya ke orang lain tanpa masalah karena organ ini diketahui akan tumbuh kembali.

"Menarik karena berbeda dari organ lain di seluruh tubuh Anda, hati bisa tumbuh kembali... Ketika sebagian dari hati hilang sel bernama hepatocyte akan aktif dan mulai mereplikasi diri menumbuhkan hati baru," kata Hank.

"Regenerasi hati ini begitu efesien sehingga Anda bisa kehilangan sekitar 65 persen bagian hati dan akan pulih kembali dalam waktu sekitar setahun," lanjutnya.

6. Kantong empedu

Foto: Thinkstock
Fungsi dari kantong empedu adalah menyimpan cairan empedu yang dihasilkan oleh hati. Akan tetapi kadang kantong empedu ini bisa bermasalah ketika cairan yang ada di dalamnya mulai mengkristal menjadi batu.

"Kalau sudah demikian parah dokter biasanya akan mengangkat saja seluruh kantong empedu pasien," kata Hank.

7. Ginjal

Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono
Organ satu ini terkenal karena sering dilaporkan jadi objek perdagangan gelap. Nyatanya manusia memang tetap bisa hidup hanya dengan satu ginjal saja untuk menyaring urine dari darah.

Setiap hari sepasang ginjal bisa menyaring sekitar 150 liter darah dan menghasilkan satu setengah liter urine. Nah ketika hanya tersisa satu, ginjal tetap bisa menyaring darah dan menghasilkan urine dalam jumlah yang sama.

"Ketika satu ginjal diangkat maka nefron ginjal yang tersisa akan membesar sebagai bentuk kompensasi. Jadinya ginjal yang tersisa bekerja sama efektif seperti saat masih ada dua ginjal," ungkap Hank.

Halaman 2 dari 8
Otak adalah pusat di mana seluruh aktivitas tubuh diatur oleh karena itu sering dianggap sebagai organ paling penting. Namun tak disangka nyatanya seseorang bisa kehilangan sebagian otaknya karena suatu sebab tetap masih bisa hidup.

"Kadang lebih baik seseorang hidup hanya dengan setengah otak saja. Misalnya ketika orang itu punya penyakit epilepsi yang sumbernya dari satu bagian otak," kata Hank.

Saat setengah atau sebagian otak diangkat seseorang memang dilaporkan bisa mengalami semacam kelumpuhan. Sementara itu untuk fungsi kognitif tidak ditemukan adanya kemunduran.

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya manusia masih bisa hidup hanya dengan satu paru. Hal ini karena satu paru yang tersisa bisa mempertahankan sekitar 70-80 persen kemampuan dari dua paru-paru.

"Jadi biasanya satu paru saja sudah cukup. Tergantung dari umur dan faktor kesehatan lain seseorang mungkin bisa merasa kesulitan untuk beraktivitas berat," kata Hank.

Meski cukup kuat dalam menahan asam dan memproses makanan, lambung tetap dapat terganggu oleh penyakit. Bila kondisinya parah dokter mungkin akan melakukan operasi perombakan mengangkat seluruh lambung lalu menyambungkan esofagus langsung ke usus.

"Menariknya hal ini tidak terlalu berpengaruh pada pencernaan kita secara umum karena memang sebagian besar proses terjadi di usus," papar Hank.

"Tapi karena tidak punya lambung pasien akan jadi lebih sering makan dalam porsi kecil," lanjutnya.

Limpa berfungsi untuk menyaring dan mendaur ulang sel darah merah serta tempat di mana sebagian sel darah putih dihasilkan. Ketika organ ini rusak karena kecelakaan atau penyakit infeksi maka dokter bisa mengangkat sebagian atau seluruh limpa dari tubuh.

Karena fungsinya dalam menjaga sistem imun seseorang yang kehilangan limpa bisa jadi lebih rentan terhadap penyakit infeksi.

Hati berperan untuk memproses nutrisi, detoksifikasi darah, dan menghasilkan cairan empedu. Seseorang bisa mendonasikan setengah hatinya ke orang lain tanpa masalah karena organ ini diketahui akan tumbuh kembali.

"Menarik karena berbeda dari organ lain di seluruh tubuh Anda, hati bisa tumbuh kembali... Ketika sebagian dari hati hilang sel bernama hepatocyte akan aktif dan mulai mereplikasi diri menumbuhkan hati baru," kata Hank.

"Regenerasi hati ini begitu efesien sehingga Anda bisa kehilangan sekitar 65 persen bagian hati dan akan pulih kembali dalam waktu sekitar setahun," lanjutnya.

Fungsi dari kantong empedu adalah menyimpan cairan empedu yang dihasilkan oleh hati. Akan tetapi kadang kantong empedu ini bisa bermasalah ketika cairan yang ada di dalamnya mulai mengkristal menjadi batu.

"Kalau sudah demikian parah dokter biasanya akan mengangkat saja seluruh kantong empedu pasien," kata Hank.

Organ satu ini terkenal karena sering dilaporkan jadi objek perdagangan gelap. Nyatanya manusia memang tetap bisa hidup hanya dengan satu ginjal saja untuk menyaring urine dari darah.

Setiap hari sepasang ginjal bisa menyaring sekitar 150 liter darah dan menghasilkan satu setengah liter urine. Nah ketika hanya tersisa satu, ginjal tetap bisa menyaring darah dan menghasilkan urine dalam jumlah yang sama.

"Ketika satu ginjal diangkat maka nefron ginjal yang tersisa akan membesar sebagai bentuk kompensasi. Jadinya ginjal yang tersisa bekerja sama efektif seperti saat masih ada dua ginjal," ungkap Hank.

(fds/up)

Berita Terkait