"Sebagai contoh Anda bisa kehilangan sebagian besar hati atau setengah dari paru-paru tapi tetap baik-baik saja karena tubuh adalah 'mesin' yang sempurna," ujar pembawa acara SciShow Hank Green.
Jadi organ apa saja yang tanpanya kita masih bisa hidup? Berikut pemaparan dari Hank.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Otak
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
"Kadang lebih baik seseorang hidup hanya dengan setengah otak saja. Misalnya ketika orang itu punya penyakit epilepsi yang sumbernya dari satu bagian otak," kata Hank.
Saat setengah atau sebagian otak diangkat seseorang memang dilaporkan bisa mengalami semacam kelumpuhan. Sementara itu untuk fungsi kognitif tidak ditemukan adanya kemunduran.
2. Paru
|
Foto: Thinkstock
|
"Jadi biasanya satu paru saja sudah cukup. Tergantung dari umur dan faktor kesehatan lain seseorang mungkin bisa merasa kesulitan untuk beraktivitas berat," kata Hank.
3. Lambung
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
"Menariknya hal ini tidak terlalu berpengaruh pada pencernaan kita secara umum karena memang sebagian besar proses terjadi di usus," papar Hank.
"Tapi karena tidak punya lambung pasien akan jadi lebih sering makan dalam porsi kecil," lanjutnya.
4. Limpa
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Karena fungsinya dalam menjaga sistem imun seseorang yang kehilangan limpa bisa jadi lebih rentan terhadap penyakit infeksi.
5. Hati
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
"Menarik karena berbeda dari organ lain di seluruh tubuh Anda, hati bisa tumbuh kembali... Ketika sebagian dari hati hilang sel bernama hepatocyte akan aktif dan mulai mereplikasi diri menumbuhkan hati baru," kata Hank.
"Regenerasi hati ini begitu efesien sehingga Anda bisa kehilangan sekitar 65 persen bagian hati dan akan pulih kembali dalam waktu sekitar setahun," lanjutnya.
6. Kantong empedu
|
Foto: Thinkstock
|
"Kalau sudah demikian parah dokter biasanya akan mengangkat saja seluruh kantong empedu pasien," kata Hank.
7. Ginjal
|
Foto: Ilustrasi: Edi Wahyono
|
Setiap hari sepasang ginjal bisa menyaring sekitar 150 liter darah dan menghasilkan satu setengah liter urine. Nah ketika hanya tersisa satu, ginjal tetap bisa menyaring darah dan menghasilkan urine dalam jumlah yang sama.
"Ketika satu ginjal diangkat maka nefron ginjal yang tersisa akan membesar sebagai bentuk kompensasi. Jadinya ginjal yang tersisa bekerja sama efektif seperti saat masih ada dua ginjal," ungkap Hank.
Halaman 2 dari 8











































