5 Hal yang Memancing Timbulnya Stroke Ringan

5 Hal yang Memancing Timbulnya Stroke Ringan

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Rabu, 07 Feb 2018 16:15 WIB
5 Hal yang Memancing Timbulnya Stroke Ringan
Foto: Thinkstock
Jakarta - Tak hanya orang tua, para anak muda juga punya risiko terserang stroke ringan atau transient ischemic attack (TIA). Jangan dianggap sepele, sebab jika dibiarkan, TIA bisa berkembang menjadi stroke lho.

Dikutip dari WebMD, Rabu (7/2/2018), yuk pahami hal apa saja yang bisa membuat seseorang terserang stroke ringan. Ingatkan juga sanak saudara serta sahabatmu agar mulai menghindari 5 hal yang disebutkan berikut ini.

Baca juga: Kenali Transient Ischemic Attack, Stroke Ringan yang Tak Bisa Diremehkan

Foto: ilustrasi/thinkstock
Tetaplah menjaga berat badan agar tetap berada di batas sehat. Memiliki berat badan yang berlebih bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, masalah jantung serta diabetes. Kondisi-kondisi seperti itu adalah pemicu timbulnya stroke.

Beberapa waktu lalu, dr Mursyid Bustami, SpS(K), dari RS Pusat Otak Nasional juga pernah menjelaskan faktor resiko untuk TIA adalah tekanan darah yang tinggi, kolesterol tak seimbang, obesitas, dan diabetes

Foto: Thinkstock
Ayo bergerak aktif, setidaknya biasakan untuk melakukan olahraga ringan selama 2,5 jam per minggunya. Atau coba dengan berolahraga 30 menit sehari minimal 5 kali dalam seminggu. Lakukan ini secara konsisten dan teratur sehingga tetap menjaga tubuh sehat dari berbagai penyakit termasuk stroke ringan.

Baca juga: Gejala Stroke Sembuh dalam Waktu 24 Jam? Waspadai Stroke Ringan

Foto: ilustrasi/thinkstock
Terlalu sering mengonsumsi junk food dengan lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi tentu tidak baik untuk kesehatan. Konsumsi makanan segar dengan melengkapi kebutuhan harian mulai dari sayur, buah, serat, protein dan lainnya sangat dibutuhkan untuk mencegah datanganya stroke ringan.

Sebisa mungkin konsumsi ikan sekurangnya dua kali per minggu. Ikan yang mengandung Omega-3 seperti salmon, makarel, trout, herring, atau sardin merupakan pilihan ikan terbaik.

Foto: thinkstock
Sebaiknya hentikan kebiasaan merokok atau hindari paparan asap rokok untuk tetap sehat. Tak perlu banyak penjelasan, merokok memang terbukti banyak memberikan efek buruk pada kesehatan.

Merokok adalah pintu gerbang dari masalah stroke. Dengan merokok, darah yang menggumpal lebih cenderung terbentuk, jumlah penumpukan plak di arteri pun meningkat.

Baca juga: Pertolongan Pertama Saat Keluarga Terserang Stroke

Foto: ilustrasi/thinkstock
Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan tekanan darah tinggi, dan memicu detak jantung tidak teratur (atrial fibrilasi), yang semuanya dapat meningkatkan risiko terkena TIA atau stroke.

Batasi konsumsi minuman beralkohol untuk mencegah stroke ringan. Setidaknya, pria tidak boleh minum lebih dari dua gelas minuman beralkohol per harinya, sedangkan pada wanita harus lebih sedikit yakni segelas per hari.
Halaman 2 dari 6
Tetaplah menjaga berat badan agar tetap berada di batas sehat. Memiliki berat badan yang berlebih bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, masalah jantung serta diabetes. Kondisi-kondisi seperti itu adalah pemicu timbulnya stroke.

Beberapa waktu lalu, dr Mursyid Bustami, SpS(K), dari RS Pusat Otak Nasional juga pernah menjelaskan faktor resiko untuk TIA adalah tekanan darah yang tinggi, kolesterol tak seimbang, obesitas, dan diabetes

Ayo bergerak aktif, setidaknya biasakan untuk melakukan olahraga ringan selama 2,5 jam per minggunya. Atau coba dengan berolahraga 30 menit sehari minimal 5 kali dalam seminggu. Lakukan ini secara konsisten dan teratur sehingga tetap menjaga tubuh sehat dari berbagai penyakit termasuk stroke ringan.

Baca juga: Gejala Stroke Sembuh dalam Waktu 24 Jam? Waspadai Stroke Ringan

Terlalu sering mengonsumsi junk food dengan lemak jenuh dan kolesterol yang tinggi tentu tidak baik untuk kesehatan. Konsumsi makanan segar dengan melengkapi kebutuhan harian mulai dari sayur, buah, serat, protein dan lainnya sangat dibutuhkan untuk mencegah datanganya stroke ringan.

Sebisa mungkin konsumsi ikan sekurangnya dua kali per minggu. Ikan yang mengandung Omega-3 seperti salmon, makarel, trout, herring, atau sardin merupakan pilihan ikan terbaik.

Sebaiknya hentikan kebiasaan merokok atau hindari paparan asap rokok untuk tetap sehat. Tak perlu banyak penjelasan, merokok memang terbukti banyak memberikan efek buruk pada kesehatan.

Merokok adalah pintu gerbang dari masalah stroke. Dengan merokok, darah yang menggumpal lebih cenderung terbentuk, jumlah penumpukan plak di arteri pun meningkat.

Baca juga: Pertolongan Pertama Saat Keluarga Terserang Stroke

Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan dan tekanan darah tinggi, dan memicu detak jantung tidak teratur (atrial fibrilasi), yang semuanya dapat meningkatkan risiko terkena TIA atau stroke.

Batasi konsumsi minuman beralkohol untuk mencegah stroke ringan. Setidaknya, pria tidak boleh minum lebih dari dua gelas minuman beralkohol per harinya, sedangkan pada wanita harus lebih sedikit yakni segelas per hari.

(ask/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads