Minggu, 11 Feb 2018 09:16 WIB

Rahasia Paulus Pesurnay Tetap Bugar di Usia 77 Tahun

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Umur 77 tahun bukanlah hambatan bagi Paulus Pesurnay untuk tetap berolahraga dan melatih. Foto: Frieda/detikHealth Umur 77 tahun bukanlah hambatan bagi Paulus Pesurnay untuk tetap berolahraga dan melatih. Foto: Frieda/detikHealth
Jakarta - Usia tua kerap dikaitkan dengan usia untuk beristirahat. Namun, "menikmati usia tua" dengan beristirahat bukanlah tujuan dari Paulus Pesurnay.

Siapakah Paulus Pesurnay? Dalam dunia olahraga, terutama cabang olahraga lari atau atletik, namanya cukup tersohor sebagai salah satu pelatih legendaris. Pria kelahiran tahun 1941 ini sudah melatih beberapa atlet nasional hingga mengantarkan mereka ke kancah internasional sejak 1968.

Melatih baginya bukan pekerjaan, melainkan sebuah hobi. Pelatih fisik dari pebulu tangkis kondang Taufik Hidayat ini mempunyai satu target penting di dalam hidupnya.

"Saya punya cita-cita. Saya yakin bahwa kita juga bisa bersaing di tingkat dunia. Karena itu saya berdoa agar diberi umur panjang, kesehatan, (agar) saya bisa mengamalkan semua ini," kata Opa Paulus, panggilan akrabnya, kepada detikHealth saat ditemui pada acara HOVR Launching by Under Armour hari Sabtu (10/2/2018) di Pacific Place, Jakarta Pusat.

Meskipun usianya sudah terhitung lanjut, Paulus masih aktif melatih dan juga olahraga. Ternyata, Opa Paulus memiliki tips tersendiri yang dilakukan sejak ia muda untuk menjaga agar badannya tetap bugar di usia lanjut, yaitu, tentu saja, adalah olahraga rutin sesuai kemampuan.

Opa Paulus pun mengungkapkan bahwa ia tak memiliki pantangan makan atau diet apapun. Ia hanya membatasi asupan gula dan minyak. Makanan cepat saji tidak pernah ia makan bukan karena pantang, namun karena tidak suka.

"Saya tuh suka banget sama singkong goreng dan kolak. Semuanya bilang gula berbahaya, lemak berbahaya, saya enggak tuh. Saya makan semuanya. Asal mau olahraga," kata Opa Paulus.

"Nah kuncinya apa? Lari 40 menit. Tanpa terputus," tambahnya.

Paulus Pesurnay tetap bugar di usia 77 tahunPaulus Pesurnay tetap bugar di usia 77 tahun Foto: Frieda/detikHealth

Baca juga: Usia Lanjut Tak Halangi Dokter Ini Untuk Rajin Lari

Paulus menyarankan jika bagi orang-orang yang awalnya jarang berolahraga, mulailah dengan membagi waktu untuk berlari. Misalnya, untuk 40 menit bisa dilakukan dengan berlari 5 kali selama menit dengan jeda istirahat 2-3 menit.

"Satu buku tentang daya tahan mengatakan kalau kita berlari empat puluh menit, tiga kali seminggu, selama sebelas minggu, semuanya jadi beres. Daya tahan meningkat 17 persen, ' ia menjelaskan.

Baca juga: 7 Manfaat Hebat Ini Bisa Diperoleh Dari Lari

Paulus Pesurnay masih aktif melatihPaulus Pesurnay masih aktif melatih Foto: Frieda/detikHealth

Setelah itu jika sudah dilakukan rutin, mulai meningkatkan intensitas secara bertahap. Berlari empat kali selama sepuluh menit hingga akhirnya dapat dilakukan selama empat puluh menit penuh.

"Menurut perhitungan saya, itu saja kalau kita latihan dengan baik sudah cukup kok untuk jadi manusia yang punya jantung yang kuat, sistem peredaran darah yang luas, kolesterol dibakar, gula juga dibakar," katanya.

Tentu saja, olahraga ini tidak hanya terbatas pada lari. Semua bidang olahraga dapat dilakukan asal sesuai kemampuan. Paulus menuturkan, semua orang dapat melakukan ini, bahkan ini disinyalir juga dapat membantu menormalkan kinerja tubuh yang sempat menjadi penyakit atau gangguan.

Kini, kesibukan Paulus lebih banyak berfokus pada melatih. Siapa saja yang datang ingin berlatih, akan diterima dengan tangan terbuka oleh Paulus asal ia mau berkomitmen untuk konsisten. (up/up)