Kamis, 15 Feb 2018 12:03 WIB

Bising, Satu dari Sekian Pemicu Serangan Jantung Tak Terduga

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: thinkstock
Jakarta - Kebiasaan makan dengan pola yang sembarangan dan kebanyakan duduk sudah jelas dapat memicu serangan jantung jika dibiarkan berlarut-larut.

Namun ada penyebab serangan jantung yang tidak banyak diketahui orang lho, semisal gangguan kulit, polusi udara atau suara bising perkotaan. Kok bisa ya?

Berikut beberapa penyebab serangan jantung yang tak diduga-duga beserta penjelasannya seperti dikutip dari Men's Health, Kamis (14/2/2018).

Baca juga: 5 Tanda Serangan Jantung yang Paling Sering Terjadi

1. Kulit bersisik
Psoriasis, sebuah penyakit autoimun yang menyerang kulit dan mengakibatkan kulit bersisik, ternyata dapat meningkatkan risiko penyakit jantung hingga 2-3 kali lipat pada penderitanya.

"Peradangan kronis yang terjadi di kulit pasien psoriasis juga dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko serangan jantung maupun stroke," ungkap Mona Gohara, MD dari Yale School of Medicine.

Di sisi lain, seseorang yang mengidap penyakit autoimun cenderung memiliki kadar kolesterol tinggi, mengalami obesitas dan diabetes yang kemudian membahayakan jantungnya.

2. Polusi udara
Sebuah studi menunjukkan paparan polusi udara berulang kali dapat menaikkan kadar gula darah, kolesterol dan faktor risiko penyakit jantung lainnya. Studi lain mengatakan pencemaran udara dapat menurunkan kadar kolesterol 'baik' (HDL), bahkan ketika paparannya hanya sebentar. Hal inilah yang kemudian dianggap dapat memicu serangan jantung dan stroke.

3. Obat pereda flu andalan
Obat pereda nyeri seperti ibuprofen banyak dipilih untuk meredakan flu, demam atau nyeri di badan. Namun sebuah studi menyebut konsumsi obat berjenis NSAID (nonsteroidal anti-inflammatory drug) ini dapat meningkatkan risiko serangan jantung hingga tiga kali lipat.

Diduga ini karena obat-obatan tersebut dapat meningkatkan peluang terjadinya penggumpalan darah yang berbahaya. Ada pula yang mengatakan NSAIDs juga mampu menaikkan tekanan darah.

Baca juga: 5 Penyebab Nyeri di Dada Selain Serangan Jantung (1)

4. Nyeri di bahu
Kaitannya memang bukan bersifat sebab akibat, namun sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Occupational and Environmental Medicine menyebut mereka yang berisiko tinggi terkena penyakit jantung cenderung sering mengalami masalah pada bahunya atau nyeri sendi pada bahu.

5. Kebisingan
Setelah meninjau sejumlah studi, peneliti menemukan bahwa orang-orang yang sering terpapar suara bising punya peluang lebih tinggi untuk mengalami sejumlah masalah pada jantung seperti gagal jantung, detak jantung tak beraturan, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi dan kadar gula tinggi.

Menurut peneliti, suara bising ini memicu kenaikan hormon stres yang lama-kelamaan akan mengarah pada kerusakan jantung dan sistem di sekitarnya. Peneliti juga mengingatkan, bukan hanya suara bising, suara bising yang terjadi di malam hari jauh lebih 'membahayakan' jantung ketimbang di siang hari.

Baca juga: 5 Penyebab Nyeri di Dada Selain Serangan Jantung (2) (lll/up)