Jakarta -
Tinggal di lingkungan yang tinggi akan polusi udara atau hidup sebagai perokok sudah dapat dipastikan akan menyiksa paru-paru. Kalau tidak dijaga dengan baik suatu saat paru-paru bisa mengalami masalah kesehatan.
Nah oleh sebab itu sebisa mungkin kita harus berhati-hati tidak membuat paru-paru rusak dengan menerapkan gaya hidup sehat. Salah satunya yaitu memperbanyak konsumsi buah dan sayur.
Beberapa ahli dan studi melihat buah dan sayur berikut bisa membawa manfaat baik untuk kesehatan paru:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Kenali 5 Gejala Kanker Paru yang Kerap Terabaikan
Tomat
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Studi yang dilakukan oleh para peneliti melihat bahwa penurunan fungsi paru mantan perokok dapat diperlambat dengan konsumsi tomat. Dipublikasi dalam jurnal European Respiratory orang-orang yang sehari makan lebih dari dua tomat dalam 10 tahun paru-parunya tampak lebih sehat dibandingkan mereka yang tidak.
"Studi ini menunjukkan bahwa diet dapat membantu memperbaiki kerusakan paru-paru pada mantan perokok," kata pemimpin studi Vanessa Garcia-Larsen dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health.
2. Apel
Foto: Thinkstock
|
Masih dalam studi yang sama, selain tomat peneliti juga menemukan bahwa mantan perokok yang rutin mengonsumsi apel fungsi paru-parunya dalam kondisi lebih baik dibandingkan mereka yang tidak makan apel.
"Studi kami juga menunjukkan bahwa diet yang kaya akan buah dapat memperlambat penuaan pada paru bahkan pada seseorang yang bukan perokok," lanjut Vanessa.
3. Brokoli
Foto: iStock
|
Sayuran satu ini mempunyai kandungan antioksidan yang tinggi. Sebagai hasilnya, EduBook menyatakan brokoli adalah sayuran hijau paling baik untuk kesehatan paru-paru.
4. Jeruk
Foto: dok. detikFood
|
Vitamin C yang terdapat dalam buah ini dapat membantu mencegah kerusakan akibat radikal bebas yang memicu radang paru-paru. Buah seperti jeruk, lemon dan limau secara alami memiliki anti inflamasi yang dapat mengurangi pembengkakan jaringan paru-paru seperti pada asma.
Vitamin C juga berperan baik untuk meningkatkan kesehatan paru-paru, dan dapat mengurangi resiko penyakit paru obstruktif kronik pada perokok.
5. Berry
Foto: iStock
|
Jenis buah berry seperti blackcurrant, blueberry dan strawberry mengandung resveratrol fitokimia yang kuat, yang secara alami memiliki anti inflamasi, anti pembekuan darah, meningkatkan memori, meningkatkan metabolisme lemak dan dapat menghambat stress oksidatif yang menyebabkan penyakit kanker paru-paru.
Studi yang dilakukan oleh para peneliti melihat bahwa penurunan fungsi paru mantan perokok dapat diperlambat dengan konsumsi tomat. Dipublikasi dalam jurnal European Respiratory orang-orang yang sehari makan lebih dari dua tomat dalam 10 tahun paru-parunya tampak lebih sehat dibandingkan mereka yang tidak.
"Studi ini menunjukkan bahwa diet dapat membantu memperbaiki kerusakan paru-paru pada mantan perokok," kata pemimpin studi Vanessa Garcia-Larsen dari Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health.
Masih dalam studi yang sama, selain tomat peneliti juga menemukan bahwa mantan perokok yang rutin mengonsumsi apel fungsi paru-parunya dalam kondisi lebih baik dibandingkan mereka yang tidak makan apel.
"Studi kami juga menunjukkan bahwa diet yang kaya akan buah dapat memperlambat penuaan pada paru bahkan pada seseorang yang bukan perokok," lanjut Vanessa.
Sayuran satu ini mempunyai kandungan antioksidan yang tinggi. Sebagai hasilnya, EduBook menyatakan brokoli adalah sayuran hijau paling baik untuk kesehatan paru-paru.
Vitamin C yang terdapat dalam buah ini dapat membantu mencegah kerusakan akibat radikal bebas yang memicu radang paru-paru. Buah seperti jeruk, lemon dan limau secara alami memiliki anti inflamasi yang dapat mengurangi pembengkakan jaringan paru-paru seperti pada asma.
Vitamin C juga berperan baik untuk meningkatkan kesehatan paru-paru, dan dapat mengurangi resiko penyakit paru obstruktif kronik pada perokok.
Jenis buah berry seperti blackcurrant, blueberry dan strawberry mengandung resveratrol fitokimia yang kuat, yang secara alami memiliki anti inflamasi, anti pembekuan darah, meningkatkan memori, meningkatkan metabolisme lemak dan dapat menghambat stress oksidatif yang menyebabkan penyakit kanker paru-paru.
(fds/fds)