Rabu, 21 Feb 2018 09:36 WIB

Gwyneth Paltrow Melakukan Cuci Usus, Amankah?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Gwyneth Paltrow klaim cuci usus sangat bermanfaat. Foto: Getty Images Gwyneth Paltrow klaim cuci usus sangat bermanfaat. Foto: Getty Images
Jakarta - Dalam website pribadinya, Goop.com, Gwyneth Paltrow mengklaim bahwa cuci usus sangat bermanfaat dan banyak pembacanya setuju. Tetapi, beberapa bukti medis menyatakan sebaliknya, seperti yang dikutip dari The Guardian, Rabu (20/2/2018).

Dari kata-katanya saja, 'mencuci usus' tidak terbayangkan oleh beberapa orang. Bagaimana caranya? Banyak orang menyebut manfaat mencuci bersih ususmu akan memberikanmu energi tambahan, mengurangi sakit kepala, alergi dan jerawat?

Baca juga: Kapan Orang Perlu Melakukan Cuci Usus?

Terapi cuci usus ini dianjurkan oleh banyak endorsement yang dilakukan para selebriti dan pada website pribadi mereka. Website Goop milik Gwyneth Paltrow mengungkapkan, "Bagi yang belum tahu, pencucian usus pada dasarnya adalah cara untuk melembabkan dan mengairi usus besar Anda - bagian usus Anda yang panjangnya kira-kira lima kaki - dengan mengisinya dengan air hangat dan kemudian menyiramnya berulang-ulang."

Goop mengakui kemanjuran cuci usus masih "sering diperdebatkan", namun website tersebut menawarkan Dr Alejandro Junger untuk membimbing para pembaca. Dr Junger adalah penulis buku "Clean" yang laris di Amerika, berfokus pada pembersihan toxic pada organ tubuh kita.

Dr Junger berpedoman pada situs 20 Cara "pembersihan usus Dr Junger". Ia berangkat dari pengalamannya mengidap infeksi usus saat perpindahannya ke New York beberapa tahun yang lalu.

Jadi, apakah benar ada debat yang berkelanjutan mengenai cuci usus? Baru-baru ini The New York Times mengutip David Greenwald, direktur ahli pencernaan klinis di Mount Sinai Hospital, New York: "Cuci usus 'tidak pernah menunjukkan adanya manfaat klinis'."

Baca juga: Penelitian Terbaru Buktikan Cuci Usus Tidak Bermanfaat

Mengapa Paltrow tidak meminta pendapat dari Greenwald? Pencucian usus sudah ada sejak zaman dahulu, tapi bukan berarti ini menjadikannya efektif.

Apakah bisa air hangat dalam volume besar (hingga 60 liter) dipompa lewat rektum mencuci bersih semua toksin dan kotoran yang berada di dalam usus dan membuat kita semua merasa luar biasa?

Video-video promosi dari klinik-klinik usus bisa saja sangat menarik. Tetapi sistem pencernaan tahu bagaimana cara untuk mengeliminasi kotoran dan "racun" yang "digemari" oleh banyak terapis usus atau pencernaan.

The American Cancer Society mengatakan tidak ada bukti bahwa racun berakumulasi di dinding usus, apalagi kalau penyebabnya 'pembuangan kotoran yang buruk dari usus'.

Sebuah review yang sistematis dari penelitian menemukan 'zilch' untuk membantu terapi usus, tapi mereka menemukan bukti bahwa itu akan menyebabkan kram dan mual serta melubangi usus.

Baca juga: Cuci Perut Tak Boleh Keseringan Karena Bisa Iritasi Usus

Ada juga review di Journal of Family Practice menyebutkan laporan-laporan kasus hidroterapi usus menyebabkan abses panggul, menekan udara ke pembuluh darah di usus dan menyebabkan ganggren di sekitaran anus sekaligus ketidakseimbangan elektrolit dari semua cairan yang menuju usus.

Hal ini, menurut review tersebut, tidak ada penelitian untuk menunjukkan bahwa hal tersebut bermandaat tapi sudah jelas membahayakan, dan bahkan sudah ada orang yang meninggal karenanya.

Yang lebih seramnya lagi, tersedia peralatan cuci usus do-it-yourself yang dijual secara online. Jika kamu mengalami konstipasi atau hanya merasa tidak ingin punya usus yang penuh, perbanyak makan buah dan sayur untuk mendapatkan banyak serat, dan jangan minum minuman beralkohol.

Cobalah juga obat pencahar yang ramah usus. Tapi, tolonglah, jangan mencoba untuk terapi usus. (wdw/up)
News Feed