Minggu, 25 Feb 2018 10:10 WIB

Aktris Bollywood Sridevi Meninggal di Usia 54 Karena Serangan Jantung, Rentankah?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Sridevi Kapoor meninggal karena serangan jantung. Foto: Instagram Sridevi Kapoor meninggal karena serangan jantung. Foto: Instagram
Jakarta - Aktris ternama India, Sridevi Kapoor meninggal dunia akibat serangan jantung, seperti dikutip dari BBC. Wanita berusia 54 tahun ini meninggal pada 25 Februari 2018.

Sridevi dianggap sebagai salah satu superstar Bollywood yang sudah mengarungi dunia hiburan sejak usia empat tahun. Ia pun sudah membintangi lebih dari 150 judul film selama lima dekade.

Lantas, apakah di usia 54 tahun seorang wanita rentan terkena serangan jantung? Menurut The Women's Heart Foundation, dikutip dari American Council on Science and Health, ada 35 ribu wanita di bawah usia 55 tahun yang mengalami serangan jantung setiap tahunnya.

Baca juga: Hati-hati! 5 Tanda Ini Bisa Jadi Gejala Serangan Jantung

Pusat Pengendalian Penyakit di Amerika melaporkan bahwa penyakit jantung adalah penyebab utama kematian pada pria terutama di usia 45-54 tahun, sedangkan pada wanita di usia 65 tahun ke atas. Namun ada sekitar 735 ribu orang Amerika yang mengalami serangan jantung per tahun terlepas dari usia mereka.

Menurut National Institutes of Health, serangan jantung terjadi saat darah yang mengalir ke bagian otot jantung tersumbat. Bagian otot jantung itu mulai mati tanpa restorasi cepat pada aliran darah. adanya plak di arteri yang menyebabkan aliran darah ke jantung tidak semestinya.

"Serangan jantung jarang terjadi di kalangan orang yang berusia di bawah 55 tahun, namun jumlahnya bisa meningkat karena obesitas yang berkembang," ujar profesor sekaligus dekan fakultas kesehatan di Columbia University Medical Center, dr Lee Goldman, dikutip dari CNN.

Berbagai faktor risiko lain yang bisa menyebabkan seseorang dengan usia di bawah 55 tahun terkena serangan jantung, meliputi gaya hidup yang tidak sehat, kurang olahraga, maupun merokok.

"Tidak ada pencegahan yang lebih baik daripada mengatasi faktor risiko," pungkas dr Goldman.

Baca juga: Catat! Ini Keluhan yang Sering Muncul Sebulan Sebelum Serangan Jantung

(wdw/up)
News Feed