Kamis, 01 Mar 2018 18:07 WIB

Pinggang Sama-sama 'Apple Shape', Wanita Lebih Berisiko Serangan Jantung

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock
Jakarta - Secara umum, lingkar pinggang dan indeks massa tubuh (BMI) adalah alat prediksi yang kuat terhadap ada tidaknya risiko serangan jantung.

Namun sebuah penelitian yang dilakukan University of Oxford menyebut meski sama-sama memiliki lingkar pinggang yang besar, risiko serangan jantung pada wanita dikatakan lebih besar daripada lelaki.

Kesimpulan ini diperoleh setelah peneliti mewawancarai hampir 500.000 orang dewasa di Inggris berusia 40-69 tahun. Hasilnya dipastikan bahwa BMI yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit jantung pada pria maupun wanita.

Akan tetapi rasio antara pinggang dan panggul dinilai mampu memberikan prediksi yang lebih kuat terhadap risiko serangan jantung mereka. Peneliti menemukan bahwa wanita dengan lingkar pinggang yang besar lebih berisiko terkena serangan jantung ketimbang pria.

Pada wanita, prevalensinya mencapai 18 persen lebih kuat, sedangkan pada pria hanya 6 persen.

Baca juga: Awas, Gejala Serangan Jantung pada Wanita Sulit Dikenali

"Temuan kami menunjukkan lemak yang lebih banyak di seputaran perut (karakteristik dari mereka yang bertubuh apple-shaped, red) lebih berbahaya daripada lemak visceral yang umumnya tersimpan di sekitar panggul (pear-shaped, red)," ungkap ketua tim peneliti, Dr Sanne Peters seperti dilaporkan BBC.

Artinya, wanita yang tubuhnya berbentuk apel lebih berisiko terkena serangan jantung daripada pria yang tubuhnya berbentuk sama.

Untuk itu, peneliti menilai dengan mengamati distribusi jaringan lemak di dalam tubuh, terutama pada wanita, dapat memberikan pandangan tentang risiko serangan jantung mereka.

Laporan ini juga membuktikan bahwa komposisi tubuh dan distribusi lemak di tubuh pria dan wanita sama sekali berbeda. Pada wanita, tubuhnya mengandung lebih banyak lemak termasuk lemak subkutan (lemak di bawah kulit). Sedangkan para pria tidak memiliki banyak lemak di tubuhnya terjadi penumpukan lemak visceral.

Dari studi ini peneliti mengingatkan, penyakit jantung bukan hanya sering ditemukan pada pria, namun juga pada wanita. Bahkan pada wanita, nyerinya kadang tidak terasa hebat atau tidak muncul rasa nyeri sama sekali sehingga lebih mengkhawatirkan.

Baca juga: Berkaca dari Sridevi, Ini Tanda Serangan Jantung yang Wajib Wanita Tahu (lll/fds)
News Feed