Begini Cara Para Ahli Kejiwaan Mengatasi Stres Berlibur (2)

Begini Cara Para Ahli Kejiwaan Mengatasi Stres Berlibur (2)

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Sabtu, 03 Mar 2018 17:40 WIB
Begini Cara Para Ahli Kejiwaan Mengatasi Stres Berlibur (2)
Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak orang yang memilih berlibur untuk melepaskan stres, tapi justru malah semakin stres. Hal-hal sepele seperti macet, hal yang terjadi dim luar dugaan, tiket habis dan lain-lain bisa membuat emosimu meledak.

Biasanya di saat seperti ini, orang-orang akan mencari saran dari ahli kejiwaan. Namun, mereka sendiri juga kerap mengalami stres saat berlibur seperti yang lainnya. Bedanya mereka punya trik-trik tersendiri untuk mengatasinya.

Penasaran apa rahasia mereka? Dikutip dari HuffPost, ini rahasia brilian para ahli kejiwaan mengatasi stres berlibur:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Stres Karena Macet dan Hujan? Coba Lakukan Ini Untuk Mengatasinya

1. Perhatikan tanda-tanda kemungkinan stres

Foto: Thinkstock
"Aku selalu memperhatikan ketika aku mulai jengkel pada anak-anak atau suamiku, susah tidur atau pikiranku penuh," kata Jennifer Gentile, psikolog di aplikasi telemedicine LiveHealth Online.

"Secara proaktif aku mengambil waktu untuk memahami apa yang aku butuhkan untuk mengatasinya," lanjutnya.

Baca juga: Ini 8 Tanda Anda Stres dan Butuh Piknik Lagi

Foto: ilustrasi/thinkstock
Ken Yeager, direktur dari program Stress, Trauma and Resilience di The Ohio State University Wexner Medical Center, mengaku bahwa kenyataannya ada beberapa hal yang ia pilih untuk tidak ia lakukan selama musim libur.

Baginya, tidak perlu melakukan seberondongan kegiatan saat liburan. "Aku memilih beberapa saja yang tidak terlalu bikin stres dan bisa aku nikmati," tambah Yeager.

Foto: thinkstock
Meski sedang libur, jangan terlena dengan mager. Luangkan waktu untuk tetap lakukan rutinitas harianmu, seperti Victor Schwartz, Kepala Petugas Medis di The Jed Foundation, yang tetap melakukan rutinitas hariannya seperti olahraga, tidur yang cukup, dan makan sehat.

"Sangatlah membantu untuk menjaga rutinitas harian tetap seimbang saat kamu juga tetap menikmati perayaan (liburan)," kata Schwartz. "Dan juga, menyeimbangkan kebutuhan waktu dan perhatian dari teman serta keluarga dengan kebutuhan self-care sangat penting."

4. Tentukan budget yang sesuai, terutama untuk oleh-oleh

Foto: Thinkstock
"Sangat mudah untuk jatuh dalam perangkap 'liburan komersial' lalu ingin beli oleh-oleh yang 'sempurna' untuk orang-orang," jelas Ketua dari American Psychoteraphy Association, Dan Reidenberg. "Untuk mengatasinya, aku selalu menentukan batas pengeluaranku dan aku tetap konsisten."

"Memang membutuhkan sedikit kreativitas untuk menemukan sesuatu yang dapat dinikmati oleh semua orang, tapi ini bisa mengurangi stres finansialku dan memaksaku untuk berpikir, "Apa ya kira-kira yang akan benar-benar mereka hargai?'"

Foto: thinkstock
"Dengan banyaknya orang di dalam rumah dan pertokoan, aku merasa sangat terbantu dengan memastikan aku punya waktu untuk diriku sendiri," kata Reidenberg.

"Ini bukan egois, tetapi ini sama dengan setuju bahwa aku juga berhak punya waktu untuk diri sendiri."

Baca juga: Sering Diabaikan, Padahal Me Time Penting Untuk Jaga Kesehatan Mental
Halaman 2 dari 6
"Aku selalu memperhatikan ketika aku mulai jengkel pada anak-anak atau suamiku, susah tidur atau pikiranku penuh," kata Jennifer Gentile, psikolog di aplikasi telemedicine LiveHealth Online.

"Secara proaktif aku mengambil waktu untuk memahami apa yang aku butuhkan untuk mengatasinya," lanjutnya.

Baca juga: Ini 8 Tanda Anda Stres dan Butuh Piknik Lagi

Ken Yeager, direktur dari program Stress, Trauma and Resilience di The Ohio State University Wexner Medical Center, mengaku bahwa kenyataannya ada beberapa hal yang ia pilih untuk tidak ia lakukan selama musim libur.

Baginya, tidak perlu melakukan seberondongan kegiatan saat liburan. "Aku memilih beberapa saja yang tidak terlalu bikin stres dan bisa aku nikmati," tambah Yeager.

Meski sedang libur, jangan terlena dengan mager. Luangkan waktu untuk tetap lakukan rutinitas harianmu, seperti Victor Schwartz, Kepala Petugas Medis di The Jed Foundation, yang tetap melakukan rutinitas hariannya seperti olahraga, tidur yang cukup, dan makan sehat.

"Sangatlah membantu untuk menjaga rutinitas harian tetap seimbang saat kamu juga tetap menikmati perayaan (liburan)," kata Schwartz. "Dan juga, menyeimbangkan kebutuhan waktu dan perhatian dari teman serta keluarga dengan kebutuhan self-care sangat penting."

"Sangat mudah untuk jatuh dalam perangkap 'liburan komersial' lalu ingin beli oleh-oleh yang 'sempurna' untuk orang-orang," jelas Ketua dari American Psychoteraphy Association, Dan Reidenberg. "Untuk mengatasinya, aku selalu menentukan batas pengeluaranku dan aku tetap konsisten."

"Memang membutuhkan sedikit kreativitas untuk menemukan sesuatu yang dapat dinikmati oleh semua orang, tapi ini bisa mengurangi stres finansialku dan memaksaku untuk berpikir, "Apa ya kira-kira yang akan benar-benar mereka hargai?'"

"Dengan banyaknya orang di dalam rumah dan pertokoan, aku merasa sangat terbantu dengan memastikan aku punya waktu untuk diriku sendiri," kata Reidenberg.

"Ini bukan egois, tetapi ini sama dengan setuju bahwa aku juga berhak punya waktu untuk diri sendiri."

Baca juga: Sering Diabaikan, Padahal Me Time Penting Untuk Jaga Kesehatan Mental

(ask/ask)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads