Kamis, 08 Mar 2018 07:22 WIB

Kenapa Tato di Kulit Bisa Bersifat Permanen?

Firdaus Anwar - detikHealth
Pernahkah terpikir, kenapa tato bisa bersifat permanen di kulit? (Foto: ilustrasi/thinkstock) Pernahkah terpikir, kenapa tato bisa bersifat permanen di kulit? (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta - Kalau kamu pernah berencana memasang tato orang-orang sekitar mungkin ada yang menasihati sebaiknya pikirkan secara matang karena tintanya akan menempel permanen. Hal tersebut bila dipikirkan dengan fakta bahwa sel kulit kita mengelupas dan beregenerasi tentu sulit dipercaya.

Ketika kulit beregenerasi sel lama akan terdorong ke bagian kulit paling luar (epidermis) sampai akhirnya rontok dari tubuh digantikan oleh sel baru. Nah apa yang terjadi pada tinta tato ketika proses itu terjadi di kulit?

Baca juga: Foto: Tato-tato Unik Hingga Menyeramkan yang Pernah Ada

Menurut studi terbaru oleh peneliti di Prancis tinta tato nyatanya tidak pernah terdorong ke lapisan kulit paling luar. Ini karena 'ulah' sel darah putih bernama makrofaga.

Makrofaga di kulit berperan sebagai sistem imun menjaga agar tidak ada benda asing masuk ke tubuh menyebabkan infeksi. Oleh karena itu ketika tato pertama kali diaplikasikan makrofaga akan bergerak mengerubungi tinta, memakannya, dan tertahan di lapisan kulit dalam (dermis) sampai mati.

Salah satu peneliti, Sandrine Henri, yang melakukan ekperimen pada tikus melihat ketika sel makrofaga ini mati tinta tato akan kembali bebas namun tidak terdorong ke kulit luar. Melainkan sel makrofaga yang lain akan segera datang kembali menelan tinta.

"Ketika mikrofaga mati (dalam beberapa tahun) ia akan melepaskan pigmen tato yang pernah ditelannya ke lapisan dermis. Pigmen-pigmen yang bebas ini kamudian akan ditelan kembali oleh mikrofaga lain," kata Sandrine seperti dikutip dari Live Science, Rabu (7/3/2018).

Karena terus ditelan oleh makrofaga maka tato pun jadi awet sulit untuk pudar.

Sandrine mengatakan dengan terungkapnya mekanisme dari tato permanen harapannya peneliti lain bisa merancang prosedur penghapusan tato yang lebih baik. Saat ini prosedur yang banyak digunakan melibatkan pemakaian laser untuk memecah molekul tinta sehingga mudah untuk dibawa oleh makrofaga untuk dibuang.

Baca juga: Remaja Ini Abadikan Suara Mendiang Neneknya dengan Tato di Dada

(fds/up)
News Feed