Sabtu, 10 Mar 2018 20:04 WIB

Khaidar Ali, Bayi yang Dulu Viral Kini Sudah Tak Lagi Tinggal di Kolong Jembatan

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Khaidar Ali saat ini sudah tidak tinggal di kolong jembatan lagi. Foto: Frieda Isyana/detikHealth
Jakarta - Khaidar Ali si bayi yang sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu kini telah kembali ke Jakarta. Mereka sempat diberitakan telah dipulangkan ke rumah orang tuanya di Bojong Gede, Bogor.

Mahmud, ayah Khaidar yang sebelumnya bekerja sebagai seorang pemulung sampah sungai mengaku ia tidak tahan tinggal rumah orang tuanya.

"Saya perlu uang, harus kerja," tutur Mahmud kepada detikHealth saat ditemui di daerah Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3/2018). "Dan kalau di rumah orang tua itu biasanya semua kumpul jadi nggak enak."

Sebelumnya, Khaidar tinggal di kolong jembatan. Sebelumnya, Khaidar tinggal di kolong jembatan. Foto: Agung Pambudhy


Mahmud akhirnya kembali ke Jakarta dan bekerja sebagai pemulung serta tetap tinggal di kolong jembatan sementara Jannah, istrinya, dan Khaidar masih di Bogor.

Dan saat itu seorang teman menawarinya sebuah rumah kontrakan di Jakarta untuk tempat tinggal Mahmud. Ia awalnya menolak karena tak punya dana, namun temannya setuju untuk meminjamkannya dana terlebih dahulu.

Ia memboyong Khaidar dan istrinya kembali ke Jakarta. Kemudian oleh Yayasan HATI Indonesia, yayasan yang pertama kali menemukan mereka dan memviralkan donasi untuk mereka memutuskan untuk memberikan bantuan usaha kepada Mahmud.

"Bantuan usaha ini merupakan hasil dari para donatur yang menyumbang untuk Khaidar," kata Franky, Ketua Yayasan HATI Indonesia. "Kami membelikan sepeda beserta peralatan untuk usaha menjual minuman keliling bagi Pak Mahmud."



Franky menjelaskan, bahwa awalnya Yayasan HATI menawarkan Mahmud untuk bekerja sebagai supir ojek online, namun Mahmud menolak lantaran ia trauma naik sepeda motor karena pernah alami kecelakaan.

"Saya udah janji nggak bakalan urusan sama motor lagi. Makanya saya maunya mending jualan minuman keliling, yang penting halal," imbuh Mahmud.

Yayasan HATI sudah berkomitmen untuk tetap membimbing Mahmud dalam menjalankan usahanya agar Mahmud keluar dari zona nyamannya.

"Dulu kerja sebagai pemulung kan santai dia, kalau jualan ini pasti capek, ntar malah dijual (sepedanya). Karena itu kami membimbing mereka supaya mental mereka kuat," tutur Franky.

Kini Khaidar menjadi lebih gemuk.Kini Khaidar menjadi lebih gemuk. Foto: Frieda Isyana/detikHealth


Khaidar kini berumur 42 hari, terlihat gemuk dan semakin sehat. Jannah menceritakan kini ia mampu untuk menyusui Khaidar dengan kedua payudaranya, yang mana sebelumnya ia hanya bisa menyusui dari kanan.

Ia juga merasa bersemangat dengan adanya bantuan dan motivasi bagi keluarganya untuk mendapatkan hidup yang layak.

"Semoga Khaidar nanti bisa terus dapat gizi bagus," celetuknya seraya memeluk Khaidar yang masih tertidur lelap.

(up/up)