Negara-Negara ini Punya Kebijakan Unik untuk Cegah Karyawan Lembur

Negara-Negara ini Punya Kebijakan Unik untuk Cegah Karyawan Lembur

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Sabtu, 24 Mar 2018 18:56 WIB
Negara-Negara ini Punya Kebijakan Unik untuk Cegah Karyawan Lembur
Foto: Thinkstock
Jakarta - Sejumlah negara di dunia mulai memberlakukan kebijakan yang membuat pekerjanya nyaman. Mulai dari mengurangi jam kerja hingga memaksa pekerjanya untuk pulang cepat di akhir pekan.

Seperti halnya yang baru-baru ini dilakukan di Seoul, ibukota Korea Selatan. Pemerintah setempat berencana memaksa para pekerja untuk mematikan komputernya di jam 20.00 di hari Jumat.



ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tujuan utama mereka adalah menghilangkan budaya lembur yang telah dianggap lumrah di Negeri Ginseng tersebut.

Ternyata sebelum Korea, ada sejumlah negara yang memiliki kebijakan serupa lho. Di mana sajakah itu?


Jepang

Foto: thinkstock
Maraknya kasus bunuh diri saat lembur di Jepang mendorong sebuah perusahaan untuk memanfaatkan drone terbang. Perusahaan bernama Taisei itu menggunakan drone yang dilengkapi kamera.

Ketika memasuki jam lembur, drone ini akan terbang berkeliling kantor sambil memainkan lagu dan bel yang berisik. Harapannya, para pekerja yang mendengar hal itu akan tersadar atau terganggu sehingga memilih pulang atau tidak lembur.

Prancis

Foto: Thinkstock
Prancis sudah lebih dikenal sebagai negara dengan jam kerja paling pendek di dunia, yaitu 35 jam perpekan sejak tahun 2000. Di negara ini jarang sekali ditemukan ada pekerja yang lembur.

Bahkan per tahun 2017, seluruh pekerja di Prancis memiliki hak penuh untuk menghindari email dari kantor di luar jam kerja. Bahkan hak ini dilindungi oleh hukum. Hukum yang resmi berlaku per 1 Januari 2017 tersebut ditujukan bagi perusahaan yang memiliki lebih dari 50 karyawan.

Jerman

Foto: Thinkstock

Meski belum sampai menjadi kebijakan negara, salah satu pabrikan mobil di Jerman, yaitu Daimler juga membuat kebijakan yang hampir mirip dengan Prancis terkait email kantor.

Kebijakan yang berlaku sejak tahun 2014 itu berisi perusahaan memberikan keleluasaan kepada pekerja yang sedang cuti atau libur untuk tidak membalas email dari kantor. Bahkan mereka diberi kewenangan untuk menghapus seluruh email baru yang masuk ke milis mereka saat cuti.

Halaman 2 dari 4

Maraknya kasus bunuh diri saat lembur di Jepang mendorong sebuah perusahaan untuk memanfaatkan drone terbang. Perusahaan bernama Taisei itu menggunakan drone yang dilengkapi kamera.

Ketika memasuki jam lembur, drone ini akan terbang berkeliling kantor sambil memainkan lagu dan bel yang berisik. Harapannya, para pekerja yang mendengar hal itu akan tersadar atau terganggu sehingga memilih pulang atau tidak lembur.

Prancis sudah lebih dikenal sebagai negara dengan jam kerja paling pendek di dunia, yaitu 35 jam perpekan sejak tahun 2000. Di negara ini jarang sekali ditemukan ada pekerja yang lembur.

Bahkan per tahun 2017, seluruh pekerja di Prancis memiliki hak penuh untuk menghindari email dari kantor di luar jam kerja. Bahkan hak ini dilindungi oleh hukum. Hukum yang resmi berlaku per 1 Januari 2017 tersebut ditujukan bagi perusahaan yang memiliki lebih dari 50 karyawan.

Meski belum sampai menjadi kebijakan negara, salah satu pabrikan mobil di Jerman, yaitu Daimler juga membuat kebijakan yang hampir mirip dengan Prancis terkait email kantor.

Kebijakan yang berlaku sejak tahun 2014 itu berisi perusahaan memberikan keleluasaan kepada pekerja yang sedang cuti atau libur untuk tidak membalas email dari kantor. Bahkan mereka diberi kewenangan untuk menghapus seluruh email baru yang masuk ke milis mereka saat cuti.

(lll/up)

Berita Terkait