Masih Mau Mager? Banyak Duduk Terbukti Ganggu Saluran Kemih

ADVERTISEMENT

Masih Mau Mager? Banyak Duduk Terbukti Ganggu Saluran Kemih

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 25 Mar 2018 10:11 WIB
Kelamaan duduk bisa sebabkan masalah saluran kemih. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Libur di hari Minggu sangat menggoda untuk bermalas-malasan. Tapi ada baiknya menyempatkan diri untuk bergerak, karena banyak duduk punya risiko yang mungkin tidak terbayangkan.

Kaitan banyak duduk dengan kegemukan, mungkin sudah banyak yang tahu. Baru-baru ini, sebuah penelitian di Korea Selatan mengaitkan kebiasaan buruk ini dengan masalah pada saluran kemih yang membuat seseorang jadi sering buang air kecil.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal BJU International tersebut menyimpulkan, duduk lebih dari 10 jam sehari bisa meningkatkan lower urinary tract symptoms (LUTS) hingga 16 persen. Salah satu gejalanya adalah inkontinensi urine atau sering buang air kecil.

Para ilmuwan dari Kangbuk Samsung Hospital belum bisa memastikan mengapa itu terjadi. Namun diyakini, terlalu banyak duduk membuat suplai darah ke area panggul atau pelvis terganggu.


Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan mengamati kebiasaan duduk 69.795 partisipan pria di Korea lewat kuesioner. Mereka juga diminta menyebutkan berapa kali dalam sehari buang air kecil.

Di samping lewat kuesioner, para ilmuwan juga menggali informasi dari tes darah, pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT), dan sebagainya, untuk mengukur tingkat kebugaran. Hasilnya, makin sering duduk makin rendah tingkat kebugaran dan makin besar risiko bermasalah dengan saluran kemih. Demikian dikutip dari Dailymail.

(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT