Senin, 26 Mar 2018 12:13 WIB

Heboh! Minuman Soda Mengandung Ganja Ini Timbulkan Kontroversi

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Produk minuman ini mengandung zat aktif THC yang ditemukan pada ganja. Foto: internet Produk minuman ini mengandung zat aktif THC yang ditemukan pada ganja. Foto: internet
Jakarta - Sebuah perusahaan minuman ringan asal California, Amerika Serikat, mencampurkan kandungan ganja di produknya. Hal ini menimbulkan kontroversi, mengingat minuman ringan bersoda juga biasa dikonsumsi anak-anak.

Perusahaan bernama The Seven Cities Beverage Company tersebut meluncurkan produk California Dreamin'. Disebutkan minuman ringan ini merupakan jus buah yang dikarbonasi, dan mengandung tetrahydrocannabinol (THC).


THC merupakan kandungan pada ganja yang membuat seseorang merasa high dan senang. Minuman ini disebut sebagai alternatif bagi minuman keras beralkohol, dan tidak akan membuat penggunanya mabuk dan teler seperti pada penyalahgunaan ganja.

"Kandungan THC-nya hanya 10 milligram, lebih sedikit daripada ganja medis yang dijual di apotek. Minuman ini hanya membuatmu merasa senang, tanpa ada efek teler atau mabuk," ungkap Jennifer Jordan, juru bicara Diamond Bonsai, salah satu penyalur minuman ini, dikutip dari Daily Mail.

Jordan juga menyebut minuman ini hanya dibolehkan dijual kepada orang dewasa. Penjualannya hanya akan dilakukan di gerai ataupun apotek yang sudah mendapatkan izin legal berjualan produk ganja.

Rasanya yang mirip minuman ringan biasa berisiko membuatnya diminum anak-anakRasanya yang mirip minuman ringan biasa berisiko membuatnya diminum anak-anak Foto: internet

Namun tantangan keras datang dari pemerhati kesehatan masyarakat. Dr Noemi Spinazzi dari UCSF Benioff Children's Hospital Oakland mengatakan meski hanya dijual di toko yang legal menjual ganja, minuman ringan jenis apapun akan tetap menarik minat anak-anak.

Dr Spinazzi mengutip beberapa penelitian soal efek negatif kandungan ganja pada perkembangan otak anak. Ia juga menyebut ada kemungkinan anak mencoba ganja sungguhan ketika sudah mencicipi minuman ini.

"Anak-anak akan kesulitan membedakan rasanya dengan minuman ringan lain. Di ruang IGD, kasus keracunan marijuana pada anak-anak lazim terjadi karena penggunaan barang-barang yang seharusnya untuk dewasa tapi masih bisa dijangkau oleh anak-anak," tutupnya.

(mrs/up)
News Feed