Yuk Coba! 5 Cara Paling Alami Untuk Melancarkan Peredaran Darah (2)

Yuk Coba! 5 Cara Paling Alami Untuk Melancarkan Peredaran Darah (2)

Suherni Sulaeman - detikHealth
Selasa, 27 Mar 2018 14:20 WIB
Yuk Coba! 5 Cara Paling Alami Untuk Melancarkan Peredaran Darah (2)
Foto: thinkstock
Jakarta - Di dalam tubuh, darah mempunyai fungsi yang amat penting. Darah berfungsi sebagai penyedia oksigen, dan juga penyalur nutrisi ke dalam sel-sel di setiap organ yang ada di dalam tubuh. Ketika peredaran darah terganggu, maka bukan tidak mungkin jika fungsi organ di dalam tubuh akan mengalami gangguan.

Ketika peredaran darah di dalam tubuh kurang lancar, maka akan menimbulkan beberapa gejala tersendiri, seperti merasa dingin di bagian tangan maupun kaki, tubuh terasa lemas, malas beraktivitas, sesak napas, bahkan denyut jantung tak beraturan.

Untuk mengatasi semua masalah ini, Anda bisa melakukan beberapa cara alami. Dikutip dari Shape, berikut ini lima cara alami untuk melancarkan peredaran darah sehingga aman bagi kesehatan tubuh, serta tidak menimbulkan masalah lain bagi tubuh. Apa saja itu?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Konsumsi cabai rawit

Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Cabai rawit ternyata mampu diandalkan dalam melancarkan sirkulasi darah, gangguan pencernaan, dan pembekuan darah. Rasa pedas pada cabai diyakini dapat memicu aliran darah menjadi lebih cepat. Dengan mengonsumsi cabai dengan tidak berlebihan dapat membantu memompa peredaran darah sehingga mencegah agregasi trombosit. Selain itu, kandungan capsaicin pada cabai juga meningkatkan fungsi hati, menjaga tekanan darah dalam kisaran normal, dan mempengaruhi sel otak dalam memperbaiki suasana mood pada orang yang mengonsumsinya.

Jahe

Foto: iStock / ndtv
Tanaman rempah-rempah yang satu ini memiliki khasiat yang sangat banyak. Tidak hanya sebagai membantu pencernaan, jahe juga memiliki karakteristik penipisan darah dan menstimulasi aliran darah ke semua organ. Cara mengonsumsinya tidaklah sulit, cukup mengambil air dari jahe tersebut atau menjadikan jahe sebagai wedang atau seduhan.

Ginko biloba

Foto: Thinkstock
Tumbuhan satu ini hampir sama dengan jahe yang memiliki sifat pengencer darah serta mengurangi ikatan trombosit darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Jika Anda merasa sulit memasukkan ginkgo dalam diet Anda, pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen ginkgo biloba dari merek suplemen yang terpercaya untuk mendukung sirkulasi darah yang sehat dan berfungsi kognitif.

Lemak ikan laut dalam

Foto: Pool/Perum Perindo.
Ikan yang mengandung asam lemak omega 3 dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Salah satu ikan yang mengandung omega 3 yaitu ikan tuna. Menurut banyak penelitian, selain meningkatkan sirkulasi darah, asam lemak Omega 3 dapat menjaga kesehatan kardiovaskular melalui berbagai cara, termasuk menjaga elastisitas pembuluh darah, dilatasi pembuluh darah yang menurunkan tekanan darah, mendemonstrasikan efek anti-platelet dan pengurangan kadar trigliserida dalam darah.

Cokelat hitam

Foto: iStock
Ya, cokelat hitam ternyata masuk ke dalam daftar makanan yang mampu membantu melancarkan peredaran darah di dalam tubuh. Kandungan senyawa pada cokelat yang disebut polifenol dapat mendukung kesehatan pembuluh darah dengan meningkatkan aliran darah melalui dilatasi pembuluh darah.
Halaman 2 dari 6
Cabai rawit ternyata mampu diandalkan dalam melancarkan sirkulasi darah, gangguan pencernaan, dan pembekuan darah. Rasa pedas pada cabai diyakini dapat memicu aliran darah menjadi lebih cepat. Dengan mengonsumsi cabai dengan tidak berlebihan dapat membantu memompa peredaran darah sehingga mencegah agregasi trombosit. Selain itu, kandungan capsaicin pada cabai juga meningkatkan fungsi hati, menjaga tekanan darah dalam kisaran normal, dan mempengaruhi sel otak dalam memperbaiki suasana mood pada orang yang mengonsumsinya.

Tanaman rempah-rempah yang satu ini memiliki khasiat yang sangat banyak. Tidak hanya sebagai membantu pencernaan, jahe juga memiliki karakteristik penipisan darah dan menstimulasi aliran darah ke semua organ. Cara mengonsumsinya tidaklah sulit, cukup mengambil air dari jahe tersebut atau menjadikan jahe sebagai wedang atau seduhan.

Tumbuhan satu ini hampir sama dengan jahe yang memiliki sifat pengencer darah serta mengurangi ikatan trombosit darah sehingga meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Jika Anda merasa sulit memasukkan ginkgo dalam diet Anda, pertimbangkan untuk mengonsumsi suplemen ginkgo biloba dari merek suplemen yang terpercaya untuk mendukung sirkulasi darah yang sehat dan berfungsi kognitif.

Ikan yang mengandung asam lemak omega 3 dapat meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Salah satu ikan yang mengandung omega 3 yaitu ikan tuna. Menurut banyak penelitian, selain meningkatkan sirkulasi darah, asam lemak Omega 3 dapat menjaga kesehatan kardiovaskular melalui berbagai cara, termasuk menjaga elastisitas pembuluh darah, dilatasi pembuluh darah yang menurunkan tekanan darah, mendemonstrasikan efek anti-platelet dan pengurangan kadar trigliserida dalam darah.

Ya, cokelat hitam ternyata masuk ke dalam daftar makanan yang mampu membantu melancarkan peredaran darah di dalam tubuh. Kandungan senyawa pada cokelat yang disebut polifenol dapat mendukung kesehatan pembuluh darah dengan meningkatkan aliran darah melalui dilatasi pembuluh darah.

(hrn/up)

Berita Terkait