Rabu, 28 Mar 2018 11:17 WIB

9 Juta Anak Indonesia Alami Stunting, Ini Terobosan untuk Mengatasinya

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Kekurangan gizi menyebabkan stunting atau pendek (Foto: thinkstock)
Jakarta - Program pencegahan stunting di Indonesia telah ditetapkan sebagai prioritas nasional. Selama lima tahun terakhir, kerjasama untuk perbaikan gizi ini pun dilakukan dengan salah satunya Amerika Serikat.

Ditemui di sela acara Stunting Summit oleh Kementerian PPN/Bappenas dengan tema 'Bersama Cegah Stunting', Rabu (28/3/2018), Joseph R. Donovan Jr, Duta Besar Amerika Serikat di Jakarta menuturkan bahwa ia meyakini baik Amerika maupun Indonesia sama-sama memiliki kepentingan dan tanggung jawab yang abadi sebagai mitra bersama untuk menanggulangi tantangan yang ada, salah satunya perbaikan gizi.

"Ini adalah investasi. Melalui program yang sudah dilakukan oleh MCC (Millenium Challenge Corporation Compact) dalam program ini kita berhasil memberikan pelatihan 16 ribu profesional yang akan membantu penanganan stunting pada balita kemudian kami telah memberikan jutaan tablet zat besi dan zat penambah darah untuk para ibu juga. Dan kita melaksanakan lebih dari 3.200 kegiatan untuk mendukung ini," ungkapnya.



Proyek dari MCC ini telah dilakukan selama 5 tahun terakhir, sehingga ketika program ini ditutup, Amerika mengharapkan Indonesia dapat terus bekerja keras dalam menjalankan misi pencegahan stunting. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan adanya perjanjian kedua mengenai hal ini.

"Mungkin butuh diskusi diskusi lebih lanjut untuk melakulan perjanjian kembali," ujarnya.

Menurut data dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013, prevalensi stunting di Indonesia mencapai 39 persen. Kemudian, angka ini turun menjadi 29 persen pada 2017, sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2015-2019.

"Jadi, program ini akan ditutup secara berhasil namun usaha untuk memerangi stunting belum selesai. Saya yakin dengan banyaknya tokoh tokoh penting yang hadir hari ini mulai dari bupati, pejabat pemerintah lokal, dari tokoh agama, perusahan swasta, perang melawan stunting akan lebih efektif," pungkasnya.

(ask/up)