Benci Kecoak? Racun Cacing Berlendir Ini Bisa Jadi Jawabannya

Benci Kecoak? Racun Cacing Berlendir Ini Bisa Jadi Jawabannya

Firdaus Anwar - detikHealth
Kamis, 29 Mar 2018 15:05 WIB
Benci Kecoak? Racun Cacing Berlendir Ini Bisa Jadi Jawabannya
cacing bootlace menghasilkan lendir beracun. (Foto: BBC)
Jakarta - Kecoak sering dianggap sebagai serangga hama yang sulit untuk dikendalikan karena memiliki daya tahan tinggi dan berkembang biak dengan cepat. Selama ini penggunaan pestisida tidak bisa sembarangan karena berisiko juga untuk meracuni manusia.

Nah terkait hal tersebut sekelompok peneliti dari Swedia menemukan spesies cacing dari dasar laut yang dapat dimanfaatkan. Sering disebut sebagai cacing tali sepatu (bootlace worm), Linaeus longissimus diketahui memproduksi lendir yang beracun bagi serangga namun tidak untuk mamalia.

Menurut peneliti ketika cacing bootlace diganggu ia akan memproduksi lendir pekat sebagai bentuk pertahanan. Di dalam lendir tersebut ada racun penggangu protein yang memindahkan sodium dan ion pada tubuh serangga dan krustasea.

Pada kecoak, rayap, dan lalat racun cacing dites dapat menyebabkan kelumpuhan hingga kematian. Pada hewan mamalia racun tidak memberikan efek kuat sehingga peneliti berkesimpulan relatif aman untuk manusia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peptida toksin ini punya efek sangat kuat pada krustasea dan kecoak oleh karena itu ada potensi bisa dimanfaatkan sebagai insektisida yang efektif," kata salah satu peneliti Ulf Göransson dari Department of Medicinal Chemistry, Uppsala University.

"Dari sudut pandang riset, cukup menggembirakan bisa menemukan toksin jenis baru dari fauna yang pada dasarnya belum pernah diteliti," lanjutnya seperti dilansir EurekAlert, Rabu (28/3/2018).

Cacing bootlace sendiri kemungkinan merupakan hewan terpanjang yang pernah hidup di bumi dengan perkiraan panjang tubuh bisa sampai 60 meter. Warnanya coklat kehitaman dan lendirnya selain beracun terkenal memiliki bau tidak sedap.
(fds/up)

Berita Terkait