Rabu, 04 Apr 2018 19:07 WIB

Keracunan Ganja Sintetis, 70 Orang Mengalami Perdarahan Misterius

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Diduga pendarahan terjadi karena zat tambahan yang ada pada ganja. (Foto: Thinkstock) Diduga pendarahan terjadi karena zat tambahan yang ada pada ganja. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Kasus keracunan ganja sintetis terjadi di Chicago, Amerika Serikat. Sejumlah orang mengalami perdarahan misterius setelah konsumsi ganja sintetis dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.

Dr Allison Arwady dari Chicago Department of Public Health, mengatakan perdarahan yang dialami pengguna ganja sintetis cukup beragam, mulai dari batuk darah, kencing berdarah, hingga mimisan dan gusi berdarah. Sampai saat ini, belum bisa dipastikan apa penyebab pendarahan tersebut.

"Kasus-kasus ini semakin bermunculan. Laporan terbaru menyebut ada 70 orang yang dirawat karena perdarahan setelah mengonsumsi ganja sintetis," ungkap Arwady, dikutip dari CNN.

Arwady menyebut dugaan awal, para pasien mengalami keracunan ganja sintetis. 9 Pasien positif mengandung brodifacoum yang merupakan zat aktif dalam produk racun tikus. Sisanya, diduga mengalami efek samping akibat produk ganja sintetis yang buruk.

Ganja sintetis merupakan produk ganja buatan manusia yang mengandung kanbinoid, zat aktif pada ganja yang menyebabkan perasaan senang. Namun karena dibuat di laboratorium, pakar mengingatkan efek sampingnya bisa lebih berbahaya daripada ganja biasa.

Yang lebih parah, peredaran ganja sintetis ini sering kali tidak teregulasi dengan baik, berbeda dengan ganja medis yang dijual di apotek khusus. Ganja sintetis bisa ditemukan dengan mudah di minimarket, pom bensin hingga dijual online.

"Ada beberapa produk yang menggunakan bahan-bahan ilegal. Hal inilah yang kami duga menjadi penyebab keracunan massal ganja sintetis di Chicago dan Illinois," tutupnya.
(mrs/up)
News Feed