Waspada! Ini Tanda-Tanda Pikun Menyerang di Usia Muda

Waspada! Ini Tanda-Tanda Pikun Menyerang di Usia Muda

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Jumat, 13 Apr 2018 10:55 WIB
Waspada! Ini Tanda-Tanda Pikun Menyerang di Usia Muda
Jakarta - Early Onset Alzheimer's Disease (AD) merupakan salah satu penyakit demensia yang dapat mengakibatkan pikun pada usia muda, sekitar usia 40-an. Yap, pikun atau demensia sudah bukan lagi jadi penyakit pada orang usia lanjut.

Melanjutkan dari artikel sebelumnya, tanda-tanda pikun tak hanya kelesuan dan mood yang berubah-ubah, namun juga ada yang lainnya seperti berikut ini:

Suka bingung

Foto: iStock
Pengidap demensia dini sering terlihat bingung, akibat ingatan, pikiran, dan pertimbangan yang balap-balapan.

Waspada jika kamu sering kelupaan menaruh kunci, atau susah mengingat seseorang yang pernah kamu temui sebelumnya.

Sulit mengikuti jalan cerita

Foto: thinkstock

Nggak cuma kesulitan mencari kata yang tepat, kadang pengidap demensia dini juga kesulitan mengikuti percakapan atau cerita di televisi.

Buta arah

Foto: Thinkstock

Orientasi waktu dan tempat mulai terdeteriorasi pada pengidap demensia dini. Ketika kamu mulai susah mengenali landmark, susah mengikuti arahan, atau lupa arah jalan yang biasa kamu ambil, bisa jadi tanda-tanda kamu mengidap demensia.

Suka mengulang-ulang

Foto: Thinkstock
Seperti yang kerap terjadi pada lansia, ketika kamu suka mengulang-ulang suatu hal bisa jadi kamu mengidap demensia. Hal ini wajar terjadi karena mulai hilangnya ingatan dan perubahan sikap.

Misalnya, saat kamu mengulang-ulang suatu kegiatan, secara obsesif mengoleksi sesuatu, atau mengulangi pertanyaan dalam percakapan padahal sudah dijawab.

Kesulitan beradaptasi

Foto: ts
Mengalami tanda-tanda demensia dini bisa jadi menakutkan. Mendadak kamu tak bisa lagi mengingat orang-orang di sekitarmu atau tak paham apa yang orang lain katakan.

Karena hal tersebut, mereka jadi lebih suka melakukan rutinitas ketimbang mencoba hal baru. Sehingga mereka akan kesulitan beradaptasi ketika ada hal baru yang harus ia lakukan.

Baca juga:

Halaman 2 dari 6
Pengidap demensia dini sering terlihat bingung, akibat ingatan, pikiran, dan pertimbangan yang balap-balapan.

Waspada jika kamu sering kelupaan menaruh kunci, atau susah mengingat seseorang yang pernah kamu temui sebelumnya.

Nggak cuma kesulitan mencari kata yang tepat, kadang pengidap demensia dini juga kesulitan mengikuti percakapan atau cerita di televisi.

Orientasi waktu dan tempat mulai terdeteriorasi pada pengidap demensia dini. Ketika kamu mulai susah mengenali landmark, susah mengikuti arahan, atau lupa arah jalan yang biasa kamu ambil, bisa jadi tanda-tanda kamu mengidap demensia.

Seperti yang kerap terjadi pada lansia, ketika kamu suka mengulang-ulang suatu hal bisa jadi kamu mengidap demensia. Hal ini wajar terjadi karena mulai hilangnya ingatan dan perubahan sikap.

Misalnya, saat kamu mengulang-ulang suatu kegiatan, secara obsesif mengoleksi sesuatu, atau mengulangi pertanyaan dalam percakapan padahal sudah dijawab.

Mengalami tanda-tanda demensia dini bisa jadi menakutkan. Mendadak kamu tak bisa lagi mengingat orang-orang di sekitarmu atau tak paham apa yang orang lain katakan.

Karena hal tersebut, mereka jadi lebih suka melakukan rutinitas ketimbang mencoba hal baru. Sehingga mereka akan kesulitan beradaptasi ketika ada hal baru yang harus ia lakukan.

Baca juga:

(Frieda Isyana Putri/wdw)

Berita Terkait