Kamis, 26 Apr 2018 08:36 WIB

Surya Sahetapy Inginkan Indonesia Semakin Ramah Penyandang Disabilitas

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Penyandang disabilitas masih belum juga mendapatkan fasilitas dan akses yang memadai, termasuk dalam moda transportasi. Foto: Instagram Surya Sahetapy
Jakarta - Data dari Program Perlindungan dan Layanan Sosial (PPLS) pada 2012 menunjukkan ada 3.838.985 penyandang disabilitas yang tinggal di Indonesia. Namun, mereka masih belum juga mendapatkan fasilitas dan akses yang memadai, termasuk dalam moda transportasi.

Beragam isu mobilitas mereka hadapi sehari-harinya, seperti trotoar yang dipenuhi pedagang kaki lima, jembatan bagi pejalan kaki tanpa fasilitas elevator, bahkan area khusus penyandang disabilitas yang disalahgunakan oleh para pengemudi transportasi umum.

Hal ini juga dirasakan oleh Panji Surya Putra atau yang lebih dikenal sebagai Surya Sahetapy, bungsu dari aktor kawakan Ray Sahetapy dan penyanyi Dewi Yull, yang memang besar sebagai seorang difabel tuna rungu. Ia merasakan sulitnya sebagai seorang tuli menaiki transportasi umum di Jakarta.

"Contohnya ketika di dalam KRL, kami bingung ketika malam hari karena gelap. Kalau lagi naik taksi kalau malam itu drivernya selalu pakai penutup mulut jadi kami tidak bisa membaca bibirnya dan tidak paham, merekapun tidak paham bahasa isyarat jadi sering sekali mengalami miskomunikasi," tutur Surya, yang disampaikan melalui penerjemah bahasa isyarat, saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/4/2018).


Surya juga menceritakan pengalamannya saat memesan transportasi online, yang ia rasa juga masih sangat menyulitkan karena ia tidak bisa menjawab telepon dari pengemudi yang dipesannya. Alhasil ia harus berkecil hati karena si pengemudi membatalkan pesanannya.

"Solusinya seperti apa? Mungkin dengan mengedukasi masyarakat mengenai cara berinteraksi dengan para penyandang disabilitas, karena diskriminasipun terjadi gara-gara banyak masyarakat yang tidak paham," imbuh pria berusia 25 tahun ini.

Meski menjadi seorang tuna rungu, Surya membuktikan bahwa ia mampu berprestasi baik di tanah air maupun di luar negeri. Prestasinya ia bawa untuk terus memperjuangkan hak-hak para penyandang disabilitas yang berhak mendapatkan akses yang sama.

"Itu artinya jadi PR bersama untuk saling mengedukasi supaya bisa membuat Indonesia lebih ramah disabilitas dan membuat Indonesia lebih ramah ditinggali," tegas Surya.

(up/up)