Wabah E.coli dalam Daun Selada di Amerika Serikat Sebabkan Kematian

Wabah E.coli dalam Daun Selada di Amerika Serikat Sebabkan Kematian

Widiya Wiyanti - detikHealth
Kamis, 03 Mei 2018 11:25 WIB
Wabah E.coli dalam Daun Selada di Amerika Serikat Sebabkan Kematian
Ada wabah E.coli dalam selada romaine di Amerika Serikat. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Para pejabat kesehatan di Amerika Serikat menyatakan adanya wabah E. coli yang terkait dengan daun selada romaine yang ditanam di Yuma, Arizona tercema. Dilaporkan kasus ini menyebabkan kematian, namun tidak disebutkan secara pasti jumlahnya.

Dikutip dari New York Post, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat menyatakan ada 121 orang yang sakit di 25 negara bagian. Setidaknya 52 orang dirawat di rumah sakit, 14 di antaranya mengalami gagal ginjal.

Disebutkan rentang usia yang terinfeksi dalam antara 1 hingga 88 tahun. Lebih dari setengahnya adalah wanita. Kejadian pertama dilaporkan pada bulan 13 Maret.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Musim tanam di Yuma berakhir sekitar sebulan yang lalu," kata Russell Engel, dari Universitas Arizona.


Meskipun sudah tidak ada lagi orang yang mengonsumsi selada yang tercemar tersebut, jumlah kasus mungkin masih bisa meningkat karena keterlambatan dalam pelaporan.

Kebanyakan bakteri E.coli sebenarnya tidak berbahaya, namun beberapa menghasilkan racun yang dapat menyebabkan penyakit parah. Orang yang tercemar bakteri ini bisa mengalami diare berdarah, kram perut, dan muntah. Gejala ini bisa dirasakan selama 3-4 hari.

Kebanyakan orang sembuh dalam seminggu, tetapi beberapa penyakit bisa bertahan lebih lama dan menjadi semakin parah.




(wdw/up)

Berita Terkait