Jumat, 04 Mei 2018 18:51 WIB

Peneliti Belanda Berhasil Ciptakan Embrio 'Sintetis'

Firdaus Anwar - detikHealth
Embrio bisa diciptakan, masih perlukah ada sperma dan sel telur? (Foto: BBC) Embrio bisa diciptakan, masih perlukah ada sperma dan sel telur? (Foto: BBC)
Jakarta - Terobosan dalam bidang sel punca kali ini dilaporkan oleh peneliti dari Belanda. Mereka berhasil mengembangkan embrio sintetik dari sel punca tikus, hal yang biasanya hanya terjadi bila ada pembuahan dari sel telur dengan sperma.

Ditulis dalam jurnal Nature, peneliti menekankan bahwa terobosan ini bukan untuk mengkloning manusia atau hewan. Dr Nicolas Rivron dari Merlin Institute of Maastricht University mengatakan teknologi embrio sintetik ini akan dipakai untuk meneliti masalah kesuburan.



Menurut Dr Nicolas selama ini untuk meneliti bagaimana embrio berkembang masih sulit secara etika dan teknologi. Oleh karena itu dengan memanfaatkan sel punca untuk mengembangkan model embrio maka peneliti bisa mendapatkan lebih banyak suplai untuk riset.

"Kita sekarang bisa mendapatkan banyak embrio dan menelitinya secara detail. Ini bisa membantu kita untuk tahu misalnya kenapa beberapa embrio gagal untuk tertanam di rahim kemudian mengembangkan obatnya," ungkap Dr Nicolas seperti dikutip dari BBC, Jumat (4/5/2018).

Peneliti menyebut saat ini tidak ada rencana mengembangkan embrio buatan memakai sel punca manusia. Perlu ada peraturan dan persetujuan sebelum bisa dilakukan.

Dr Nicolas sendiri secara sederhana menjelaskan embrio dibuat dengan menggabungkan dua tipe sel punca tikus. Di bawah mikroskop embrio sintetik ini memiliki struktur serupa dengan embrio normal yang bisa berkembang menjadi bayi.

(fds/up)
News Feed