Minggu, 06 Mei 2018 16:08 WIB

Sir Alex Ferguson Pendarahan Otak, Apa yang Bisa Terjadi Pada Tubuh?

Firdaus Anwar - detikHealth
Bisa dibilang, Sir Alex Ferguson merupakan salah satu legenda Manchester United (Foto: John Phillips) Bisa dibilang, Sir Alex Ferguson merupakan salah satu legenda Manchester United (Foto: John Phillips)
Jakarta - Mantan bos klub sepakbola Manchester United, Sir Alex Ferguson dikabarkan menjalani operasi darurat pada Sabtu (5/5) karena pendarahan otak. Operasi berjalan lancar dan Ferguson mendapat banyak dukungan agar bisa cepat pulih.

Pendarahan otak sendiri adalah kondisi di mana pembuluh darah di otak karena berbagai sebab pecah. Dampak dari hal ini adalah area otak terkait bisa tidak mendapatkan suplai oksigen dan nutrisi yang dibutuhkan sehingga akhirnya terjadi kerusakan permanen.



Dikutip dari MedicineNet, pendarahan yang mengakibatkan kerusakan permanen pada otak disebut juga sebagai stroke hemoragik. Sekitar 10-15 persen kasus stroke merupakan kasus stroke hemoragik dengan sisanya merupakan stroke iskemik (terjadi karena sumbatan pembuluh darah).

Nah apabila pendarahan tidak segera ditangani, darah yang keluar selain dapat memutus suplai nutriri dapat juga memberikan tekanan tambahan pada otak (edema serebral).

"Kondisi di mana terjadi peningkatan tekanan dan putusnya aliran darah pada jaringan otak dapat membunuh sel-sel yang ada," tulis WebMD seperti dikutip Minggu (6/5/2018).

Untuk menangani kasus pendarahan otak dokter biasanya akan menstabilkan dulu kondisi pasien dengan berusaha mengembalikan tekanan darah dan napas ke normal. Setelah itu baru ditentukan bagaimana cara mengatasi pendarahan yang ada.

Beberapa obat-obatan bisa diberikan untuk membantu mengurangi pembengkakan di otak dan menjaga tekanan darah stabil.

(fds/up)