Senin, 14 Mei 2018 15:25 WIB

Kata Menkes Soal Kebutuhan Stok Darah Pasca Teror Bom Surabaya

Widiya Wiyanti - detikHealth
Warga Surabaya donor darah di PMI ( Ongq-detik)
Jakarta - Serangkaian tragedi bom bunuh diri di Surabaya sejak hari Minggu hingga hari ini memakan banyak korban, baik korban jiwa maupun luka-luka. Pada kondisi seperti ini, banyak orang yang ingin melakukan aksi solidaritas membantu korban dengan mendonorkan darah.

Menanggapi hal itu, Menteri Kesehatan RI Nila F. Moeloek yakin bahwa Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki cukup stok darah bagi para korban bom bunuh diri. Ia mengimbau masyarakat untuk ikut mendonorkan darah.

"PMI pasti bisa mengatasi. Kita juga kan bisa nyumbang. Kamu nyumbang nggak?" Ujarnya saat ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Senin (14/5/2018).



Ketika dikonfirmasi, Triksi Hendria, Humas Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Surabaya menyebutkan hingga kini stok darah di PMI Surabaya masih dalam kategori aman. Termasuk juga dari antusiasme dan solidaritas warga kemarin.

"Sampai hari ini masih terbilang cukup banyak. Sebetulnya di hari Sabtu dan Minggu kemarin stok aman, tapi dengan adanya kasus bom ini permintaan juga meningkat. Korban ledakan juga butuh transfusi,"tutur Triksi kepada detikHealth saat dihubungi via telepon.

(wdw/up)