Ketua Departemen Ilmu Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dr Fiastuti Witjaksono menjelaskan alasannya karena hidangan manis dapat membuat gula darah cepat naik tapi juga cepat turun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan minum manis. Berisiko jadi lapar dan hipoglikemia, kadar gula cepat turun," kata dr Fiastuti dalam temu media di Beranda Kitchen, Jakarta, Senin (21/5/2018).
Dr dr Murdani Abdullah, SpPD-KGEH dari Divisi Gastroenterologi Departemen Ilmu Penyakit Dalam RSCM juga pernah mengatakan hal serupa. Menurut dr Murdani terlalu banyak mengonsumsi minuman manis saat sahur juga berisiko untuk memicu banyak buang air kecil dan mengganggu keseimbangan cairan tubuh.
"Pada saat sahur kita butuh makanan yang berimbang dan bernutrisi yang dibutuhkan seperti karbohidrat, protein, lemak, dan lan-lain," ujarnya.










































