Kamis, 24 Mei 2018 18:05 WIB

Benarkah Kolang Kaling Baik untuk Persendian?

Nabilla Nufianty Putri - detikHealth
Seorang pedagang kolang kaling di Tanah Abang (Foto: Lamhot Aritonang)
Jakarta - Selama bulan puasa ini, banyak sekali kudapan yang dijajankan di pasar hingga trotoar. Salah satu yang populer adalah kolang kaling. Selain segar, kolang kaling juga diyakini bisa menyembuhkan penyakit di persendian.

Namun seperti dijelaskan oleh dr Karina Besinga, SpOT(K) dari RS Siloam Kebon Jeruk, anggapan itu belum memiliki bukti ilmiah. Bukan berarti tidak boleh dimakan, tetapi tidak perlu berlebihan hanya karena klaim yang belum teruji secara ilmiah.

"Sampai dengan saat ini memang tidak ada bukti research. Tetapi saya tidak pernah bilang salah makan kolang kaling, saya selalu mengembalikan ke pasien," ujar dr Karina.

Kolang kaling sangat populer di bulan ramadan.Kolang kaling sangat populer di bulan ramadan. Foto: Lamhot Aritonang


Kepada pasiennya, dr Karina selalu menanyakan bagaimana rasanya setelah makan kolang kaling. Jawabannya beragam. Ada yang tidak merasakan apa-apa, tetapi tidak sedikit pula yang mengaku kondisi nyeri sendinya membaik setelah makan kolang kaling.

Walau mungkin berkhasiat pada sebagian orang, menurut dr Karina kolang kaling belum tentu berefek sama pada semua orang. Setelah dibuktikan secara ilmiah, baru bisa dipastikan bermanfaat atau tidak.

"Di satu sisi kita (dokter) menganggap itu (kolang kaling dan yang lainnya) baik atau bolehlah bisa diterima, tetapi tidak selalu menjadi kebenaran untuk semua (pasien)," tutup dr Karina.

(up/up)