Seperti apa fakta-fakta mengenai cedera bahu yang dialami pula oleh Salah? Dirangkum detikHealth dari Mayo Clinic, ini dia selengkapnya
Rasa sakit dan gejala yang muncul
|
Foto: REUTERS/Andrew Boyers
|
Dislokasi bahu dapat menyebabkan mati rasa, kelemahan atau kesemutan di dekat cedera, seperti di leher atau di lengan. Otot-otot di bahu mungkin juga mengalami kejang sehingga meningkatkan intensitas rasa sakit orang yang mengalaminya.
Apa yang harus dilakukan
|
Foto: thinkstock
|
Yang pertama dengan tidak menggerakkan sendi yang mengalami cedera atau bahkan coba-coba untuk memaksanya kembali ke tempatnya. Ini dapat merusak sendi bahu dan otot-otot sekitarnya, ligamen, saraf atau pembuluh darah.
Kompres dengan es ke bahu dapat membantu mengurangi rasa sakit dan bengkak dengan mengendalikan pendarahan internal dan penumpukan cairan di dalam dan di sekitar sendi bahu.
Penyebabnya tak selamanya karena pertandingan olahraga
|
Foto: Ilustrasi: Andhika Akbaryansyah
|
Namun, ini juga dapat terjadi karena trauma lain misalnya hantaman keras di bahu saat mengalami kecelakaan kendaraan bermotor. Tak hanya itu, kemungkinan terkilir saat terjatuh dari tangga atau tersandung di atas karpet yang longgar juga dapat menjadi penyebab lainnya.
Komplikasi
|
Foto: Thinkstock
|
Risiko lainnya adalah ketidakstabilan bahu, terutama jika mengalami dislokasi parah atau dislokasi berulang, yang membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap cedera kembali.
Pencegahan
|
Foto: ilustrasi/thinkstock
|











































