Jumat, 08 Jun 2018 15:35 WIB

Dibayar Rp 49 Juta untuk Menginap di Hotel Influenza, Siapa Mau?

Firdaus Anwar - detikHealth
Sekelompok peneliti dari Saint Louis University membuka hotel khusus. Uniknya yang menginap di sana tidak perlu mengeluarkan biaya, malah akan dibayar. Foto: Saint Louis University Sekelompok peneliti dari Saint Louis University membuka hotel khusus. Uniknya yang menginap di sana tidak perlu mengeluarkan biaya, malah akan dibayar. Foto: Saint Louis University
Jakarta - Kalau kamu mau jalan-jalan menginap di hotel gratis mungkin bisa coba datang ke Hotel Influenza di Salus Center, Michigan, Amerika Serikat. Menginap di sana tidak akan dipungut biaya sepeser pun malah akan dibayar uang sekitar Rp 49 juta.

Kenapa bisa begitu? Jawabannya karena hotel tersebut merupakan fasilitas penelitian yang dikembangkan oleh para ilmuwan Saint Louis University. Sesuai namanya orang-orang yang menginap di Hotel Influenza akan sengaja terpapar oleh virus penyebab sakit flu.



Direktur Saint Louis University Daniel Hoft mengatakan bahwa hotel dibuat untuk menantang orang-orang menguji imunitas tubuhnya. Sebelum masuk ke hotel para 'tamu' terlebih dahulu akan mendapatkan vaksin atau plasebo.

"Pada studi flu tradisional biasanya kita memvaksinasi orang-orang lalu melihat apakah sistem imun merespons dengan menghasilkan antibodi yang bisa melawan flu," kata Daniel dalam sebuah pernyataan.

"Pada studi tantangan ini kami memvaksinasi orang-orang dan dengan sengaja menantang sistem imun mereka dengan memaparkan virus flu untuk melihat apakah mereka akan jatuh sakit," lanjutnya seperti dikutip dari Fox News, Jumat (8/6/2018).

Partisipan studi diminta untuk betah tinggal di hotel selama sekitar 10 hari. Setiap harinya peneliti akan datang untuk memeriksa darah dan paru-paru partisipan.

Bagaimana, kamu berminat buat menginap di sini?




(fds/up)
News Feed