Kamis, 14 Jun 2018 13:05 WIB

Dengan Printer 3D, Dokter Bisa Bedah Replika Organ Tubuh Manusia

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Dengan Printer 3D, Dokter Bisa Bedah Replika Organ Tubuh Manusia. Foto: Ilustrasi/Thinkstock Dengan Printer 3D, Dokter Bisa Bedah Replika Organ Tubuh Manusia. Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Jakarta - Perkembangan teknologi kedokteran semakin memudahkan dokter melakukan tugasnya. Baru-baru ini, perusahaan alat kesehatan Biodex dari Paris, Prancis, meluncurkan temuan baru berbasis printer 3D.

Dengan teknologi printer 3D terbaru ini, dokter bedah bisa memindai organ tubuh pasien yang akan dioperasi. Replika organ tubuh pasien tersebut dicetak lewat printer 3D, sehingga dokter bisa melakukan tes percobaan sebelum melakukan prosedur operasi.


"Tujuan kami adalah meningkatkan keberhasilan operasi pasien, sekaligus mengurangi risiko kegagalan saat operasi," ujar Carolyn DeVasto, dari Biomodex, dikutip dari Newsweek.

dr Michael Yunes dari Baystate Medical Center, Massachusetts, mengatakan manfaat replika organ bukan hanya untuk dokter, namun juga pasien. Dengan adanya replika organ tubuhnya sendiri, pasien bisa mendapat penjelasan utuh tentang prosedur operasi yang akan dilakukan.

Yunes mengatakan, replika tumor merupakan salah satu yang paling sering dicari pasien. Operasi pengangkatan tumor memiliki beberapa risiko, karena itu pasien selalu meminta penjelasan dari dokter.

"Aku akan memegang tumor mereka yang sudah dipindai dari CT scan atau MRI. Aku tunjukkan bahwa ini tumor yang ada di dalam otak Anda, dan bisa menyebabkan kematian jika tak diangkat," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan oleh dr Kevin P. Moriarty, dokter bedah anak. Ia merencanakan prosedur operasi pengangkatan kista dengan replika organ milik pasien.

"Dengan begitu, aku bisa mereka-reka bagaimana cara memisahkan kista dari jantung pasien, sehingga hasil operasi maksimal dan risiko efek samping berkurang," tuturnya.

(mrs/up)
News Feed