Rabu, 20 Jun 2018 18:35 WIB

Bersih Pangkal Sehat ala Suporter Jepang dan Senegal di Piala Dunia 2018

Widiya Wiyanti - detikHealth
Menang bukan hanya pesta pora, fans dari Senegal dan Jepang ini justru membersihkan dan punguti sampah-sampah berserakan di stadion. Foto: twitter/TYC_sport Menang bukan hanya pesta pora, fans dari Senegal dan Jepang ini justru membersihkan dan punguti sampah-sampah berserakan di stadion. Foto: twitter/TYC_sport
Jakarta - Ada hal menarik dari Piala Dunia 2018, bukan soal tim yang bermain maupun pemain dan gol-gol indahnya. Yang ini adalah perilaku terpuji dari fans dua negara, yaitu fans Senegal dan Jepang.

Video fans Senegal yang tengah punguti sampah di stadion usai tim kesayangannya bertanding pada hari Selasa (19/6/2018) pun menjadi viral di dunia maya. Banyak pihak yang menghormati dan salut dengan apa yang dilakukan para fans ini.

"Senegal mencatat kemenangan bersejarah. Tapi bukannya berpesta setelah pertandingan, mereka justru membersihkan tribun yang mereka tempati sebelum pergi," tulis akun @TyCSports di Twitter yang diunggahnya pada Rabu (20/6/2018).





Fans Jepang pun mendapat banyak pujian dari berbagai pihak. Usai timnas Jepang mengalahkan Kolombia dengan skor akhir 1-2, para fans mengeluarkan kantung plastik untuk menempati sampah yang berserakan di tribun Stadion Mordovia Arena.

Jurnalis sepakbola asal Jepang, Scott McIntyre mengatakan kepada BBC bahwa kelakuan para fans yang seperti itu adalah sesuatu yang sudah biasa terjadi. Hal itu sudah menjadi kebiasaan-kebiasaan yang ditanamkan sejak usia muda.



Adegan serupa juga pernah terjadi pada Piala Dunia 2014 di Brasil, bahkan setelah Jepang dikalahkan 2-1 oleh Pantai Gading.

"Ini bukan hanya bagian dari budaya sepak bola tetapi bagian dari budaya Jepang," kata McIntyre dikutip dari independent.co.uk.

"Anda sering mendengar orang mengatakan bahwa sepak bola adalah cerminan budaya. Aspek penting dari masyarakat Jepang adalah memastikan bahwa semuanya benar-benar bersih dan itulah yang terjadi di semua acara olahraga dan tentunya juga di sepakbola," tegasnya.


(wdw/up)