Pencetak dua gol itu adalah Lionel Messi dan Marcos Rojo. Bukan hanya pemain yang merasa senang, para suporter Argentina pun juga pasti bisa tidur nyenyak setelah kemenangan tim favoritnya itu.
Bahkan hormon testosteron pada suporter pria bisa meningkat hanya karena tim kesayangannya menang. Hal ini ditunjukkan pada penelitian yang dipublikasikan di PubMed.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tonton juga 'Suporter Cantik Panaskan Piala Dunia':
Penelitian melibatkan delapan pria yang menghadiri pertandingan bola basket dan 21 suporter pria yang menonton pertandingan Piala Dunia di televisi. Semua suporter memberikan sampel air liur untuk uji testosteron sebelum dan sesudah pertandingan.
Hasilnya, tingkat hormon testosteron meningkat pada suporter tim yang menang dan menurun pada suporter tim yang kalah. Ini menandakan bahwa suporter tim yang menang memiliki kecenderungan perubahan fisiologis, meliputi perubahan suasana hati bahkan hingga harga diri.
Menurut Karel Karsten Himawan, psikolog dari Fakultas Psikologi Universitas Pelita Harapan, sedih maupun gembira usai menonton sepakbola adalah hal yang wajar dirasakan oleh suporter sepakbola. Ini terjadi karena ada share connection antara suporter dengan tim maupun pemain yang jadi idolanya.
"Justru respons sedih sama halnya dengan respons senang karena euphoria kemenangan, menunjukkan solidaritas dan dukungan kepada 'hero' atau idola mereka," tandasnya.












































