Nafsiah Mboi Ingatkan Risiko Stroke yang Lebih Tinggi

Nafsiah Mboi Ingatkan Risiko Stroke yang Lebih Tinggi

Annisya Heriyanti - detikHealth
Jumat, 29 Jun 2018 19:45 WIB
Nafsiah Mboi Ingatkan Risiko Stroke yang Lebih Tinggi
Stroke merupakan salah satu penyakit yang berisiko kematian. Foto: Thinkstock
Jakarta - Banyak orang yang meninggal karena cerebrovascural disease atau stroke, penyakit tidak menular (PTM) ini adalah penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

Stroke adalah penyakit yang ditandai dengan kematian jaringan otak karena kurangnya aliran darah dan oksigen ke otak karena penyumbatan, penyempitan atau pecahnya pembulu darah.

"Hingga 2016, penyebab kematian nomor satu adalah stroke kemudian diikuti oleh jantung dan tuberculosis (TB)", ujar dr Nafsiah Mboi, mantan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (2012-2014).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Menurutnya penyakit stroke saat ini bisa terjadi pada usia produktif. Faktor risikonya juga cukup beragam, antara lain karena tingginya jumlah penderta hipertensi yang dipicu oleh konsumsi garam dan tembakau yang berlebih.

Menurut Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) sejak 2005-2016, persentasenya meningkat hingga 11,5 persen. Kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung juga mengalami kenaikan hingga 7,0 persen.

Dalam hal lain, kematian yang disebabkan oleh TB mengalami penurunan hingga 27,0 persen, namun TB masih termasuk dalam 3 penyebab kematian nomor satu di Indonesia.

(wdw/wdw)

Berita Terkait