Jakarta -
Endorfin merupakan salah satu hormon yang sering disebut-sebut baik bagi tubuh. Tapi tahukah kamu apa saja fungsi endorfin bagi tubuh manusia?
Nah, detikHealth pun merangkum beberapa fakta soal endorfin yang cukup unik, termasuk fungsinya bagi tubuh manusia. Apa saja?
Simak selengkapnya berikut ini ya.
Memblok rasa nyeri
Foto: ilustrasi/thinkstock
|
Endorfin berasal dari dua kata, yakni endogeneus (berasal dari dalam) dan morphine (penghilang nyeri). Itu artinya, fungsi utama endorfin adalah mengurangi rasa nyeri yang dialami seseorang.Bagaimana endorfin mengurangi rasa nyeri? Endorfin menutup bagian reseptor rasa sakit pada sistem neuron otak, membuat sinyal nyeri yang dikirimkan tubuh tak terbaca di otak.
Cegah cemas dan depresi
Foto: thinkstock
|
Cemas dan depresi merupakan masalah kejiwaan yang diyakini terjadi akibat tidak normalnya sistem neurotransmitter di otak. Nah, selain memblok rasa nyeri, endorfin juga diketahui mampu mencegah neurotransmitter otak mengalami gangguan.Bisa dikatakan, endorfin merupakan zat antidepresan asli yang berasal dari tubuh kita.
Bikin tidur nyenyak
Foto: Thinkstock
|
Morphine merupakan turunan kata bahasa Yunani yakni morpheus, alias dewa tidur. Tak hanya memblok rasa nyeri, endorfin juga disebut membantu seseorang tidur nyenyak.Orang yang memiliki hormon endorfin tinggi akan lebih mudah rileks dan tenang, sehingga tidurnya pun akan lebih nyenyak.
Meningkatkan self-esteem
Foto: Thinkstock
|
Self-esteem seseorang terdiri dari beberapa faktor, mulai dari rasa percaya diri, rasa ingin dihargai, rasa malu, dan kebutuhan akan kesuksesan.Nah, memiliki kandungan endorfin yang tinggi membuat seseorang jauh dari kata takut dan minder, membuatnya memiliki self-esteem yang cukup tinggi.
Meningkatkan aktivitas fisik
Foto: Thinkstock
|
Saat tubuh dalam keadaan stres akibat aktivitas fisik, tubuh akan mengeluarkan endorfin dalam jumlah tinggi untuk mengatasinya.Hal inilah yang oleh beberapa orang disebut sebagai runner's high. Karena itu, endorfin juga membangun seseorang untuk tetap melakukan aktivitas fisik.
Endorfin berasal dari dua kata, yakni endogeneus (berasal dari dalam) dan morphine (penghilang nyeri). Itu artinya, fungsi utama endorfin adalah mengurangi rasa nyeri yang dialami seseorang.
Bagaimana endorfin mengurangi rasa nyeri? Endorfin menutup bagian reseptor rasa sakit pada sistem neuron otak, membuat sinyal nyeri yang dikirimkan tubuh tak terbaca di otak.
Cemas dan depresi merupakan masalah kejiwaan yang diyakini terjadi akibat tidak normalnya sistem neurotransmitter di otak. Nah, selain memblok rasa nyeri, endorfin juga diketahui mampu mencegah neurotransmitter otak mengalami gangguan.
Bisa dikatakan, endorfin merupakan zat antidepresan asli yang berasal dari tubuh kita.
Morphine merupakan turunan kata bahasa Yunani yakni morpheus, alias dewa tidur. Tak hanya memblok rasa nyeri, endorfin juga disebut membantu seseorang tidur nyenyak.
Orang yang memiliki hormon endorfin tinggi akan lebih mudah rileks dan tenang, sehingga tidurnya pun akan lebih nyenyak.
Self-esteem seseorang terdiri dari beberapa faktor, mulai dari rasa percaya diri, rasa ingin dihargai, rasa malu, dan kebutuhan akan kesuksesan.
Nah, memiliki kandungan endorfin yang tinggi membuat seseorang jauh dari kata takut dan minder, membuatnya memiliki self-esteem yang cukup tinggi.
Saat tubuh dalam keadaan stres akibat aktivitas fisik, tubuh akan mengeluarkan endorfin dalam jumlah tinggi untuk mengatasinya.
Hal inilah yang oleh beberapa orang disebut sebagai runner's high. Karena itu, endorfin juga membangun seseorang untuk tetap melakukan aktivitas fisik.
(mrs/up)