Kamis, 05 Jul 2018 11:35 WIB

Unik! Masyarakat India Rayakan Selesainya Wabah Nipah dengan Musik

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Cara unik dilakukan masyarakat India untuk mengumumkan berakhirnya wabah virus Nipah yang sempat melanda India bagian selatan, yakni membuat video musik. Foto: YouTube/Millennium Videos Cara unik dilakukan masyarakat India untuk mengumumkan berakhirnya wabah virus Nipah yang sempat melanda India bagian selatan, yakni membuat video musik. Foto: YouTube/Millennium Videos
Jakarta - Pemerintah India secara resmi menyatakan wabah virus Nipah yang menyerang Kerala, India bagian selatan, sudah selesai. Untuk menghilangkan rasa takut dan cemas, sekelompok musisi lokal membuat video musik yang berjudul Bye Nipah.

Regilesh Star Voice, direktur video musik tersebut mengatakan proses syuting memakan waktu tiga hari. Semua orang yang terlibat di dalam video musik ini tidak dibayar dan bekerja secara sukarela.



"Selama periode mewabahnya virus Nipah, banyak orang yang kesepian dan takut. Kami membuat video ini untuk menunjukkan kepada publik bahwa kami berhasil melewati masalah ini," ujar Regilesh, dikutip dari CNN.

Konten video musik ini memang bernuansa ceria, dengan masyarakat melakukan kegiatan sehari-harinya secara bahagia. Sekelompok gadis muda bernyanyi dan menari, menandakan tidak ada lagi masalah di India.

Saat berita ini ditulis, video yang diunggah oleh akun Millennium Videos di Youtube ini sudah ditonton oleh lebih dari 16 ribu kali. Regilesh berharap dengan adanya video ini, tidak ada lagi ketakutan soal wabah virus Nipah.

[Gambas:Youtube]



Berakhirnya wabah virus Nipah di India disampaikan secara resmi oleh Rajeev Sadanandan dari Department of Health and Family Welfare. Ia menyebut saat ini masyarakat India sedang dalam suasana bahagia.

Virus Nipah pertama kali terdeteksi di India pada bulan May lalu, ketika tiga orang dinyatakan meninggal positif terinfeksi virus Nipah. Dinas kesehatan bergerak cepat dan langsung melakukan karantina kepada orang-orang yang diduga terinfeksi.

Total ada 19 orang positif terinfeksi, dengan 17 orang meninggal dunia. Dua orang terakhir yang dinyatakan positif terinfeksi virus sudah dinyatakan pulih dan tak berpotensi menularkan virus ke orang lain.

(mrs/fds)
News Feed