Waspada! 5 Tanda Liver yang Tidak Sehat

Waspada! 5 Tanda Liver yang Tidak Sehat

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Jumat, 06 Jul 2018 14:01 WIB
Waspada! 5 Tanda Liver yang Tidak Sehat
Tanda liver yang tidak sehat. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Kebanyakan orang mengenal hati atau liver sebagai organ yang menyaring darah. Padahal, fungsi dari organ tersebut lebih dari itu. Mulai dari menghasilkan hormon, menyimpan energi, dan membuat senyawa yang memungkinkan usus mencerna makanan.

Karena itu menjaga kesehatannya menjadi sangat penting. Sebab, penyakit liver tergolong berbahaya dan mematikan jika sudah menginjak stadium berat. Menurut dokter spesialis penyakit dalam, DR Dr Rino Alvani Gani, SpPD, K-GEH, FINASIM, penyakit liver biasanya disebabkan oleh 3 hal yang juga berbahaya.

"Paling sering virus hepatitis B, hepatitis C, kemudian perlemakan hati," ujarnya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apa saja sih tanda-tanda yang bisa muncul dari liver yang tidak sehat? Dikutip dari Health Hype, waspadai lima tanda organ hati yang tidak sehat. Bagikan kepada orang-orang terkasih agar lebih waspada.

Sakit perut hingga perut membengkak

Foto: ilustrasi/thinkstock
Gejala umum lainnya adalah nyeri perut meskipun biasanya muncul terlambat pada penyakit hati. Sering juga disertai dengan pembengkakan perut yang mungkin mendahului sakit perut.

Pembesaran hati dikenal sebagai hepatomegali. Meski terkadang tidak menyebabkan pembengkakan menonjol di atas area perut tempat hati terletak, tapi ini bisa saja terjadi kalau pembengkakan hati sudah terlalu membesar. Hepatomegali bisa terdeteksi oleh dokter ketika melakukan palpasi pada perut sebagai bagian dari pemeriksaan fisik.

Penurunan berat badan

Foto: Thinkstock
Mual adalah gejala lain pada hati yang tidak sehat dan biasanya disertai dengan hilangnya nafsu makan. Tingkat keparahan mual dapat bervariasi, dari mual ringan hingga mual yang intens dengan muntah, terutama beberapa saat setelah makan.

Gejala pencernaan umum lainnya yang juga terlihat adalah diare. Hilangnya nafsu makan dan diare akhirnya menyebabkan penurunan berat badan. Ini dikarenakan konsekuensi dari hati yang tidak dapat memetabolisme dan mengasimilasi nutrisi seperti biasanya.

Rasa lelah yang tidak bisa dijelaskan

Foto: ilustrasi/thinkstock
Kelelahan memang gejala yang umum dari sejumlah penyakit. Untuk penyakit liver bisa menyebabkan seseorang terus merasa lelah padahal istirahat yang cukup sudah diperolehnya.

Banyak juga orang dengan masalah hati yang mengeluh kelelahan di pagi hari. Umumnya mereka jadi memiliki tingkat energi yang rendah sehingga tidak lagi antusias untuk terlibat dalam kegiatan yang sebelumnya mereka nikmati. Salah satu pendapat ini dikarenakan nafsu makan berkurang dan asupan kalori yang tidak memadai.

Duh, kulitku gatal!

Foto: Ilustrasi/thinkstock
Pruritus atau kulit gatal biasanya dikaitkan dengan alergi, iritasi kulit dan penyakit kulit. Namun, tahu tidak sih ini bisa jadi petunjuk disfungsi hati!

Obat yang biasa digunakan seperti antihistamin atau krim biasanya tidak membantu. Malahan kadang-kadang gatal pada kulit bisa menjadi satu-satunya gejala masalah hati untuk jangka waktu yang lama sampai timbul gejala lain. Wow!

Poop yang pucat dan urine yang berwarna gelap

Foto: Thinkstock
Kotoran atau feses yang pucat adalah tanda lain dari disfungsi hati. Bilirubin yang dipecah dalam sistem pencernaan bertanggung jawab untuk memberikan warna cokelat ke coklat gelap pada feses.

Akan tetapi, ketika hati tidak dapat memproses bilirubin dan membuangnya dengan empedu pada saluran pencernaan, warna tinja jadi tampak pucat. Tapi tubuh mencoba mengkompensasi dengan meningkatkan ekskresi bilirubin melalui ginjal. Di sini lah penyebab urine jadi berwarna lebih gelap.

Halaman 2 dari 6
Gejala umum lainnya adalah nyeri perut meskipun biasanya muncul terlambat pada penyakit hati. Sering juga disertai dengan pembengkakan perut yang mungkin mendahului sakit perut.

Pembesaran hati dikenal sebagai hepatomegali. Meski terkadang tidak menyebabkan pembengkakan menonjol di atas area perut tempat hati terletak, tapi ini bisa saja terjadi kalau pembengkakan hati sudah terlalu membesar. Hepatomegali bisa terdeteksi oleh dokter ketika melakukan palpasi pada perut sebagai bagian dari pemeriksaan fisik.

Mual adalah gejala lain pada hati yang tidak sehat dan biasanya disertai dengan hilangnya nafsu makan. Tingkat keparahan mual dapat bervariasi, dari mual ringan hingga mual yang intens dengan muntah, terutama beberapa saat setelah makan.

Gejala pencernaan umum lainnya yang juga terlihat adalah diare. Hilangnya nafsu makan dan diare akhirnya menyebabkan penurunan berat badan. Ini dikarenakan konsekuensi dari hati yang tidak dapat memetabolisme dan mengasimilasi nutrisi seperti biasanya.

Kelelahan memang gejala yang umum dari sejumlah penyakit. Untuk penyakit liver bisa menyebabkan seseorang terus merasa lelah padahal istirahat yang cukup sudah diperolehnya.

Banyak juga orang dengan masalah hati yang mengeluh kelelahan di pagi hari. Umumnya mereka jadi memiliki tingkat energi yang rendah sehingga tidak lagi antusias untuk terlibat dalam kegiatan yang sebelumnya mereka nikmati. Salah satu pendapat ini dikarenakan nafsu makan berkurang dan asupan kalori yang tidak memadai.

Pruritus atau kulit gatal biasanya dikaitkan dengan alergi, iritasi kulit dan penyakit kulit. Namun, tahu tidak sih ini bisa jadi petunjuk disfungsi hati!

Obat yang biasa digunakan seperti antihistamin atau krim biasanya tidak membantu. Malahan kadang-kadang gatal pada kulit bisa menjadi satu-satunya gejala masalah hati untuk jangka waktu yang lama sampai timbul gejala lain. Wow!

Kotoran atau feses yang pucat adalah tanda lain dari disfungsi hati. Bilirubin yang dipecah dalam sistem pencernaan bertanggung jawab untuk memberikan warna cokelat ke coklat gelap pada feses.

Akan tetapi, ketika hati tidak dapat memproses bilirubin dan membuangnya dengan empedu pada saluran pencernaan, warna tinja jadi tampak pucat. Tapi tubuh mencoba mengkompensasi dengan meningkatkan ekskresi bilirubin melalui ginjal. Di sini lah penyebab urine jadi berwarna lebih gelap.

(ask/up)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads