Tetapi bagi seorang Hendra Siswanto yang sangat menyukai lari maraton, ini bukanlah hal yang mustahil. Ia sukses menaklukkan jarak sejauh itu dengan berlari mengelilingi Sumba pada April 2018 kemarin.
"Kalau dalam lari kategori road, paling jauh adalah 320 kilometer di lintas Sumbawa April 2018 ini. Catatan waktu yang saya dapatkan adalah sekitar 69 jam 30 menit. Lalu terpanjang kedua saya ikuti dalam kategori trail atau lari dengan medan gunung paling jauh 160 kilometer, catatan waktu yang didapatkan sekitar 40 jam 30 menit," tutur pria yang berprofesi sebagai konsultan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksikan juga video 'Diet Vegan, Rahasia Meghan Markle Tetap Bugar':
Hendra Siswanto mengaku dirinya mulai mengikuti olahraga lari semenjak tahun 2013. Lalu mulai mencoba mengikuti lomba lari dengan jarak 10 kilometer.
"Awalnya saya mencoba maraton dengan jarak 10 kilometer dengan catatan waktu sekitar 44 menit, tetapi karena saya rutin berlatih dan 2 tahun kemudian bisa saya tempuh dalam 40 menit saja," kata Siswanto, ditemui di mal fX, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Untuk meningkatkan kemampuan berlari, Hendra Siswanto mengatakan tidak ada perubahan pola makan secara khusus. Tetapi dirinya menyarankan untuk lebih banyak mengonsumsi nutrisi berprotein untuk memulihkan kondisi tubuhnya lebih cepat.
"Pola makan seperti biasa. Hanya saja kalau kita latihan, makan lebih banyak. Terus yang perlu kita jaga adalah asupan proteinnya supaya badan kita bisa lebih cepat recovery," ucap pria berusia 38 tahun tersebut.
"Saya suka semua buah, daging, tapi terutama protein. Jadi saya menambah suplemen seperti susu tinggi protein untuk recovernya," katanya.











































