Sabtu, 14 Jul 2018 16:10 WIB

Inggris vs Belgia, Siapa Paling Banyak Penduduk Gemuknya?

Muhamad Reza Sulaiman - detikHealth
Punya skuat dengan pemain yang tinggi dan bertubuh besar, siapa sangka Inggris dan Belgia memiliki masalah obesitas?  Foto: Lee Smith/REUTERS Punya skuat dengan pemain yang tinggi dan bertubuh besar, siapa sangka Inggris dan Belgia memiliki masalah obesitas? Foto: Lee Smith/REUTERS
Jakarta - Jelang pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2018 antara timnas Inggris vs timnas Belgia, perhatian pun tertuju pada fisik para pemain. Punya skuat dengan pemain yang tinggi dan bertubuh besar, siapa sangka Inggris dan Belgia memiliki masalah obesitas?

Dari timnas Inggris, rata-rata tinggi badan pemain adalah 182,74 cm, dengan berat badan 78,43 kg, menjadikan indeks massa tubuh (IMT) skuat Inggris adalah 23,5 kg/m2. Harry Kane jadi pemain dengan kategori kegemukan, dengan berat badan 98 kilogram dan tinggi 188 sentimeter dan indeks massa tubuh 27,73 kg/m2.



Di timnas Belgia, rata-rata tinggi badan pemain adalah 185,35 cm dan berat badan 79,57 kg menjadikan IMT skuat Belgia ada di angka 23,1 kg/m2. Baik Inggris maupun Belgia sama-sama masih dalam kategori normal, alias tidak dikategorikan sebagai kekurangan berat atau kelebihan berat badan.

Namun hal berbeda terlihat ketika menganalisis data kesehatan penduduk dua negara tersebut. Dalam survei yang dilakukan oleh The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Inggris diketahui merupakan negara dengan tingkat obesitas tertinggi di kawasan Eropa Barat.

Pertumbuhan tingkat obesitas di Inggris mencapai 92 persen sejak tahun 1990. Diperkirakan pada tahun 2050, lebih dari 50 persen penduduk Inggris akan mengalami obesitas.

"Kebanyakan negara-negara di dunia juga mengalami masalah yang sama, yakni peningkatan jumlah penduduk obesitas. Namun dengan Inggris yang menduduki peringkat pertama di Eropa Barat, maka program pencegahan dan penanggulangan harus lebih ambisius," ujar dr Alison Tedstone dari Public Health England, dikutip dari Guardian

Di sisi lain, Belgia dilaporkan memiliki angka yang cukup rendah untuk obesitas di populasi dewasa (berusia 18 tahun ke atas), yakni 14 persen. Sayangnya, masalah terletak pada rendahnya kesadaran masyarakat Belgia terkait bahaya obesitas.

Survei tahun 2015 menyebut 37 persen penduduk menganggap berat badan mereka kegemukan, meskipun hitungan indeks massa tubuh mengategorikan mereka sebagai obesitas. Makanan-makanan khas Belgia yang tinggi gula dan lemak serta gaya hidup sedentary disebut sebagai biang keladi kegemukan di Belgia.

Belum lagi Menteri Kesehatan Belgia Maggie De Block yang sempat menjadi olok-olok di internet karena proporsi tubuhnya yang tidak mencerminkan seorang menteri kesehatan. Bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memprediksi pada tahun 2030, 9 dari 10 wanita Belgia akan memiliki masalah obesitas.

Kesimpulannya, Inggris saat ini masih ada di bawah Belgia dalam penanganan masalah obesitas dan kegemukan. Namun jika tak segera berbenah, bukan tak mungkin Belgia bisa menyusul Inggris dalam daftar negara obesitas di Eropa.

(mrs/hrn)