Senin, 23 Jul 2018 15:33 WIB

Tips-tips Biar Stay Cool di Cuaca yang Terik Banget

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Foto: Getty Images Foto: Getty Images
Jakarta - Pada awal pekan ini suhu di sejumlah kota di bagian tengah Jepang mencapai 40,7 derajat celsius. Dilaporkan oleh BBC, lebih dari 30 orang meninggal dunia di Jepang akibat gelombang panas yang menerpa selama dua pekan terakhir.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut dalam situs resminya bahwa kondisi panas ekstrem terkait dengan kematian dari heat exhaustion (kelelahan akibat panas), heat stroke dan penyakit kardiovaskular.

Tak hanya WHO, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) juga mengatakan bahwa peningkatan suhu bertentangan dengan fenomena iklim global yang dikenal sebagai La Niña, yang biasanya dikaitkan dengan pendinginan.


"Enam bulan pertama di tahun ini adalah La Niña terpanas yang pernah ada," kata Clare Nullis dari pihak WMO, dikutip dari The Guardian.

Efek gelombang panas ini juga dirasakan di Indonesia disertai cuaca yang ekstrem. Agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari masalah kesehatan, kamu bisa coba tips-tips berikut dan stay cool di cuaca terik:

1. Tutup jendela dan turunkan kerai jendela saat cuaca di luar sangat terik. Bukalah kembali untuk ventilasi ketika cuaca lebih dingin.

2. "Hindari paparan sinar matahari sebisa mungkin dan jangan keluar rumah pada pukul 10.00 hingga 14.00 karena saat itu matahari sedang terik-teriknya dan jumlah radiasi ultraviolet meningkat," ujar dr Putu Laksmi Angari Duarsa, SpKK dari RS Surya Husada Denpasar kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

3. Jaga ruangan tetap dingin menggunakan kerai jendela atau bahan yang reflektif. Jika tidak memungkinkan, gunakan tirai yang berwarna terang, karena warna yang gelap cenderung menyerap banyak panas.

4. Mandi dengan menggunakan air dingin, atau percik-percikkan air ke wajah atau beberapa bagian tubuh agar menambah rasa sejuk.

5. Hindari minuman beralkohol, kafein, atau yang tinggi kandungan gulanya karena berisiko tinggi terkena beberapa masalah kesehatan akibat panas, misalnya heat stroke saat terpapar cuaca terik.

6. Gunakan pakaian yang berbahan dingin, ringan, dan tidak ketat. Jika kamu keluar rumah usahakan menggunakan baju dan celana panjang, topi dan kacamata hitam.

7. Jangan lewatkan penggunaan tabir surya atau sunblock. Paparan sinar matahari juga membuatmu berisiko terkena kanker kulit. dr Galih Manggala, SpKK dari RS Permata Depok menyebutkan SPF 30 ke atas sudah cukup dan pakai ulang setiap 3-4 jam sekali atau ketika berkeringat dan terkena air.

8. Waspadai gejala-gejala dari masalah kesehatan akibat panas yang bisa terjadi pada dirimu sendiri atau orang lain di sekitarmu.

Pada cuaca terik seperti ini, lansia, anak-anak dan pengidap penyakit kronis memiliki risiko tertinggi. Akan tetapi tidak menutupi kemungkinan bahwa orang-orang berfisik sehat juga bisa berisiko apabila terpapar panas secara terus-menerus.

(frp/up)
News Feed